Cara Berpikir Objektif Menurut Al-Quran


Objektif dan Subjektif
Berpikir objektif itu artinya bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang netral dan tidak memihak. Sedangkan kebalikannya adalah berpikir subjektif, yaitu berpikir sepihak dan tidak mendasar, yang hanya mengedepankan nafsu semata.

Contoh pemikiran subjektif:
  • Karena sangat mengagumi Jokowi, ketika orang mengkritik Jokowi, maka akan marah secara membabi buta.
  • Karena sangat membenci Amerika Serikat, maka tidak mau menggunakan produk dari negara tersebut.
  • Karena membenci produk Samsung, maka tidak pernah menggunakan merk Samsung dan hanya menggunakan produk lain.

Dalil di Al-Qur'an
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah Ayat 216)

Esensi dari ayat di atas adalah agar umat Islam harus berpikir objektif, netral dan tidak memihak, sehingga bisa mengambil nilai baik atau buruk dalam segala aspek kehidupan. Contohnya seperti dalam hal politik, dalam hal jual beli, dalam bersikap terhadap seseorang, dsb.

Sebagai umat Islam, maka wajib bagi kita hukumnya untuk mengamalkan ayat diatas sehingga kita bisa menjadi pribadi yang selalu berpikir objektif. Jika pola pikir objekif bisa diterapkan pada semua umat beragama, maka akan terbentuk masyarakat yang bisa saling menghargai satu sama lain. Insya Allah.

0 Komentar:

Poskan Komentar