Sebagai orangtua yang memiliki anak, saya pribadi merasa miris melihat keadaan anak-anak zaman sekarang menggunakan gadget. Banyak potensi positif dari gadget itu terabaikan. Malah, kebanyakan, potensi dari gadget itu berubah menjadi hal-hal negatif.

Oleh karena itulah, saya membuat tulisan ini untuk mengedukasi para orangtua untuk menggali potensi positif dari gadget sebagai alat pendidikan yang paling ampuh dan mudah di lingkungan keluarga. Selamat membaca.

Dulu dan sekarang

Zaman semakin maju, teknologi pun semakin canggih. Kita tidak bisa menyamakan zaman kita kecil dulu dengan zaman anak-anak kita sekarang.

Anak-anak zaman sekarang sangat pintar dalam mengoperasikan gadget; baik itu smartphone, tablet, laptop, komputer, dsb. Mereka hanya cukup melihat dan diajarkan sedikit, langsung bisa.

Di era modern ini pun, informasi sangat cepat terbang kesana kemari dan bisa diakses secara global dari belahan bumi manapun menggunakan internet. Kita bisa melihat berita hingga gosip secara real time. Silaturahmi pun dipermudah dengan adanya media sosial dan messaging apps. Kita bisa berkumpul bersama teman-teman lama di dalam grup dunia maya.

Acara-acara tontonan di internet pun semakin banyak dan lebih menarik dibandingkan tontonan di TV. Mulai dari Youtube dan Vimeo yang menyajikan tontonan gratis tanpa bayar. Lalu ada Netflix, Iflix, HOOQ, dsb. yang menyajikan tontonan film-film bioskop dengan bayaran perbulan; serupa seperti TV kabel, namun lebih baik.

Semua kemudahan internet tersebut bisa kita akses dari gadget yang kita miliki dirumah. Ditambah lagi tarif akses internet yang semakin murah dan mudah didapat hingga ke pelosok-pelosok; baik menggunakan kabel fiber optics maupun menggunakan sinyal radio selular.


Memahami cara gadget bekerja

Smartphone, smart tv, smart refrigerator, dsb. adalah beberapa contoh teknologi zaman "kekinian" yang mulai serba smart. Ketika semua alat teknologi semakin smart, kita sebagai orangtua juga dituntut untuk lebih smart. Kita harus lebih bisa mengoperasikan gadget dibandingkan anak-anak kita.

Operating system untuk komputer, seperti Windows dan Macintosh; maupun operating system untuk smartphones dan tablets, seperti Android dan iOS; memiliki mode "parenting" untuk membatasi anak-anak kita dalam menggunakan gadget. Selain itu juga, terdapat aplikasi-aplikasi yang bisa kita install, baik di komputer ataupun smartphone, yang bisa kita gunakan untuk memblokir anak-anak dari menggunakan internet dan game secara berlebihan.


Positif dan negatif

Bagai pisau bermata dua. Gadget bisa jadi penunjang atau malah bisa jadi petaka dalam pendidikan dan tumbuh kembang anak-anak. Walaupun gadget memiliki banyak kelebihan, akan tetapi jika tidak dikelola dengan baik, gadget pun memiliki banyak kelemahan yang tentunya sudah kita bisa rasakan dan ketahui.

Pada anak bayi dan balita, kehadiran gadget dirumah  bisa meringankan beban orangtua dalam mengalihkan pikiran anak agar si anak diam; tapi, disisi yang lain gadget juga bisa merusak pikiran, konsentrasi, dan perilaku si anak. Jika tidak dapat gadget, maka si kecil akan menangis dan mengamuk.

Begitupun pada anak usia sekolah. Kehadiran gadget bisa menjadi alat pendidikan terbaik karena bisa mengakses berbagai informasi pendidikan dengan mudah; tapi, disisi lain, kehadiran gadget juga bisa membuat si kecil adiksi terhadap gadget. Tipe pendidikan yang seperti ini disebut dengan drone parenting. Untuk lebih lanjut mengenai hal ini, bisa dilihat pada artikel di Sahabat Keluarga Kemdikbud: Drone Parenting, Pola Asuh Orangtua Milenial

Lalu, penggunaan media sosial tanpa kontrol diri yang baik bisa dijadikan ajang narsis berlebihan hingga menjadi ajang saling menyombongkan diri. Bahkan kolom-kolom komentar di media sosial pun kebanyakan diisi oleh ujaran-ujaran kebencian.

Isi video di Youtube pun, jika kita tidak pilih-pilih, banyak yang tidak sesuai dengan norma-norma masyarakat yang berlaku di Indonesia. LGBT, Alkohol, hingga sex bebas merupakan hal yang wajar bagi kebanyakan masyarakat Amerika dan Eropa.


Solusi bagi orangtua kekinian

Kita tidak mungkin bisa menjauhkan si kecil dari gadget dan internet. Walaupun kita berhasil melarang di rumah, anak-anak pasti akan terpapar dari teknologi di luar sana. Bukan tidak boleh anak-anak memegang gadget, akan tetapi perlu cara khusus agar gadget ini tidak menjadi petaka di rumah.

Jika anak kita sudah memasuki usia sekolah, jangan dulu berikan gadget hingga psikologisnya matang. Sebaiknya gadget baru diberikan pada usia remaja; itupun masih perlu diawasi dan dimoderasi agar tidak mejadi adiksi dan terjerumus hal-hal negatif.

Batasi dan moderasi anak-anak kita dalam menggunakan gadget. Batasi waktu menggunakan gadget. Moderasi aplikasi-aplikasi apa saja yang boleh dimainkan si kecil. Jika ingin meng-install game, install-lah game-game yang mendidik dan sesuai dengan umurnya.

Ajarkan pada anak-anak kita untuk bisa membedakan mana yang boleh dan tidak boleh dilihat di dunia maya. Beritahu padanya bahwa pornografi, LGBT, alkohol, dan sex bebas merupakan perbuatan tercela.

Tidak semua orangtua sama. Banyak orangtua yang tidak tahu dan tidak paham tentang gadget malah memberikan gadget pada anak-anaknya di usia sekolah. Hal ini bisa berdampak pada anak kita yang membandingkan dirinya dengan temannya yang sudah mendapatkan gadget lebih dulu. Inilah pentingnya kesabaran kita sebagai orangtua untuk menjelaskan alasan mengapa gadget belum boleh dipegang oleh si kecil.

Ajarkan pendidikan moral dan etika pada anak-anak kita agar bisa menghargai orang lain baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Ajarkan agar si kecil santun dalam berucap dan berkomentar di dunia maya. Jika anak-anak kita sudah mulai dewasa dan bisa menggunakan media sosial, ajarkanlah mereka untuk meng-share hal-hal positif dan bukan hal-hal pribadi; apalagi hal-hal yang mengandung kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).


Salah kita juga

Monkey see, monkey do. Itulah pepatah orang Amerika Serikat untuk menunjukan orang yang meniru segala hal tanpa dipikir terlebih dahulu. Pepatah ini bisa kita aplikasikan pada anak-anak karena akal dan pikiran mereka belum matang. Mereka meniru apa yang mereka lihat tanpa mengetahui baik dan buruknya. Oleh karena itu, penting sekali kita, sebagai orangtua, untuk memberikan contoh yang baik di dalam lingkungan keluarga.

Baik sadar atau tidak, kitalah sendiri yang mendidik anak-anak kita untuk menjadi adiksi terhadap gadget. Berapa kali kita mengabaikan si kecil demi melihat posting-an media sosial di gadget kita? Berapa kali kita mengabaikan si kecil demi menonton video menarik di Youtube?

Adiksi gadget yang terjadi pada kita, kita sendirilah yang harus mengobatinya. Jangan sampai ketergantungan kita pada gadget dicontoh oleh si kecil. Mulailah untuk meng-uninstall semua media sosial kita di smartphone kita. Kita tidak akan pernah rugi tanpa mesti posting, ataupun melihat posting-an orang lain.


Disconnect sehari


Ketika weekend tiba, cobalah untuk disconnect dari gadget walau hanya satu hari saja. Matikan gadget kita semua. Matikan gadget anak-anak. Cobalah kita berinteraksi dengan si kecil. Ajaklah dia main keluar. Ajarkan hal-hal baru padanya.

Anak kita merupakan aset dimasa depan. Ketika kita tua nanti, merekalah yang akan "mengasuh" kita semua. Jika dari sekarang saja kita cuek terhadap mereka dan sibuk dengan gadget-gadget kita, bagaimana jika kita tua nanti?


Kesimpulan
Terakhir sebagai penutup, setelah panjang lebar saya jelaskan mengenai antara hubungan gadget, orangtua, dan anak-anak; berikut adalah kesimpulan yang bisa saya tarik:
  • Kita, sebagai orangtua, harus memahami betul bagaimana cara teknologi "kekinian" bekerja; mulai dari cara mengoperasikan gadget hingga cara aplikasi di gadget bekerja.
  • Kita harus melawan adiksi kita terhadap gadget agar menjadi contoh bagi anak-anak.
  • Batasi dan moderasi anak-anak kita dalam menggunakan gadget.
  • Jangan dulu berikan gadget pada anak-anak kita hingga usia remaja.
  • Ajarkan mana hal positif dan hal negatif di dunia maya.
  • Berikan pendidikan moral dan etika di dunia nyata dan di dunia maya.
Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat untuk para orangtua sekalian. Terimakasih.




#sahabatkeluarga

NB:
semua gambar yang ada di blog post ini merupakan gambar gratis tanpa hak cipta dari situs pixabay.com







Ketika kebanyakan dokter belomba-lomba mencari kemewahan, para dokter ini memilih untuk mengabdikan hidupnya untuk masyarakat banyak. Siapa saja mereka?


dr. Lie Agustinus Dharmawan, Ph.D, Sp.B, Sp.BTKV
Dokter keturunan tionghoa ini memiliki konsep unik dalam melayani pasien tanpa pamrih. Beliau mendirikan rumah sakit apung, yaitu sebuah perahu yang disulap menjadi rumah sakit. Perahu ini digunakan untuk menolong pasien-pasien di daerah kepulauan terpencil diseluruh Indonesia.

Rumah sakit apung ini awalnya sebuah perahu nelayan yang kemudian dimodifikasi menjadi sebuah perahu medis dengan fasilitas rumah sakit. Mulai dari klinik rawat jalan hingga kamar operasi tersedia di rumah sakit apung ini. Semua pelayanan di rumah sakit apung ini gratis tanpa dipungut biaya sedikit pun.

Rumah sakit apung ini merupakan bagian dari Dokter Share Foundation (Yayasan Dokter Peduli), yang merupakan yayasan amal milik beliau dalam bidang medis. Selain rumah sakit apung, yayasan milik beliau ini juga memiliki program dokter terbang.

Berita seputar dr. Lie Agustinus
Video seputar dr. Lie Agustinus




Prof. Dr. Aznan Lelo Ph.D, Sp.FK
Beliau ini merupakan staf pengajar farmakologi klinik di fakultas kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU). Walaupun gelarnya banyak, akan tetapi beliau ini sangatlah bersahaja. Beliau tidak mau dipanggil Prof, beliau lebih senang dipangging dengan panggilan Buya.

Beliau membuat tempat praktek tanpa papan nama di salah satu daerah di kota Medan dengan tarif seikhlasnya.

Berita seputar Prof. Aznan
Video seputar Prof. Aznan



dr. Lo Siaw Ging, M.A.R.S
Dokter yang akrab dipanggil dokter Lo ini merupakan dokter yang sudah sangat senior; berumur lebih dari 80 tahun. Walaupun begitu, beliau ini sangatlah ikhlas dan tulus dalam menolong pasien. Beliau membuka klinik di daerah Jagalan, Solo, dengan tarif seikhlasnya.

Berita seputar dr. Lo
Video seputar dr. Lo



dr. Ferihana
Dokter bercadar ini merupakan dokter yang sangat ramah dan ikhlas dalam mengobati pasien. Beliau membuka praktek 24 jam dengan tarif seikhlasnya di daerah Bantul, Yogyakarta.

Kisah inspiratif dan kisah suka duka beliau dalam melayani pasien dengan ikhlas sudah ditayangkan di berbagai televisi nasional.

Berita seputar dr. Ferihana
Video seputar dr. Ferihana



dr. Ni Luh Putu Upadisari
dokter yang dikenal dengan julukan "dokter pasar" ini merupakan dokter yang sangat rendah hati. Julukan nama tersebut muncul karena beliau ini membuka tempat praktek di lantai 5, Pasar Badung Baru, yaitu pasar terbesar di Bali. Beliau sangat rajin mengunjungi para pedagang dan pembeli di pasar tersebut untuk menanyakan seputar kesehatan para pedagang disana.

Selain praktik dengan tarif seikhlasnya, dokter yang akrab dipanggil dokter Sari ini juga sangat memperhatikan kesehatan reproduksi wanita. Beliau mendirikan Yayasan Rama Sesana sebagai wadah untuk membantu dan mendidik masyarakat sekitar Bali mengenai kesehatan reproduksi wanita.

Berita seputar dr. Ni Luh Putu
Video seputar dr. Ni Luh Putu







E3 (Electronic Entertainment Expo) adalah acara tahunan untuk para publisher dan console-maker untuk menunjukan kebolehannya masing-masing dalam membuat video game. Acara ini merupakan pameran dan expo terbesar di industri video game yang selalu diadakan setiap tahun sejak 1995.

Pada acara E3, terdapat showcase game-game baru—yang akan segera release atau yang masih dalam tahap produksi—untuk ditunjukan ke konsumen; Mulai dari trailer, gameplay, hingga uji coba singkat game-game baru tersebut.

Selain game, E3 juga menampilkan hardware-hardware baru dari para console-maker dan produsen kenamaan; Seperti Sony, Microsoft, Nintendo, dsb. Di acara ini juga, dulu, console seperti PS3 dan PS4 diumumkan.

Sebagian dari game-game open world yang terdapat disini pernah di presentasikan di E3 2017 dan belum release hingga sekarang. Sehingga, akan saya sebutkan kembali pada daftar ini.

Berikut adalah game-game open world terbaik yang dipresentasikan pada E3 2018:


Death Stranding (TBA)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Death Stranding - E3 2018 4K Trailer


Assassin's Creed Odyssey (2018)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Assassin's Creed Odyssey: E3 2018 Official World Premiere Trailer


Cyberpunk 2077 (TBA)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Cyberpunk 2077 – official E3 2018 trailer


Rage 2 (2019)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: RAGE 2 – Official Gameplay Trailer


Sekiro: Shadows Die Twice (2019)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Sekiro: Shadows Die Twice | E3 2018 Reveal Trailer


Dying Light 2 (2019)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Dying Light 2 - E3 2018 Gameplay World Premiere


Just Cause 4 (2018)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Just Cause 4 - Official Reveal Trailer | E3 2018



Ghost of Tsushima (2019)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Ghost of Tsushima - E3 2018 Gameplay Debut


Spider-Man (2018)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Marvel’s Spider-Man – E3 2018 Gameplay


Beyond Good and Evil 2 (TBA)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Beyond Good and Evil 2: E3 2018 Conference Presentation


Days Gone (2019)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Days Gone - E3 2018 Official Trailer


Metro Exodus (2018)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Metro Exodus - E3 2018 4K Gameplay Demo


Crackdown 3 (2019)
Platforms: Xbox One exclusive
Trailer: Crackdown 3 - Official Gameplay Trailer | E3 2018



Kata Kunci
Game terbaik, game free roam terbaik, game sandbox terbaik, openworld, open world terbaik, game PS4, game playstation4, game Xbox one, Xbox 1, game PC, game wii u. open world terbaru, open world 2017, open world 2018, nintendo switch, PS4 pro, Xbox one x.



Serupa tapi tak sama
Penyakit influenza (flu) dan common cold memiliki banyak kemiripan. Kedua penyakit ini merupakan penyakit dengan angka kunjungan tertinggi di semua instalasi kesehatan di Indonesia.

Dalam bahasa medis, penyakit flu dikenal dengan istilah influenza. Penyakit ini diakibatkan oleh virus dari famili Orthomyxoviridae. Virus-virus penyebab flu ini beraneka ragam, dimulai dari yang memiliki gejala ringan, hingga yang memiliki gejala sangat berat seperti flu burung.

Sedangkan common cold disebabkan oleh salah satu diantara 200 lebih jenis virus. Diantara semuanya, virus yang paling sering menyebabkan common cold adalah rhinovirus, coronavirus dan RSV (respiratory syncytial virus).

Untuk mempersempit pembahasan, saya hanya akan membahas penyakit flu dengan keluhan ringan saja yang mirip dengan common cold. Saya tidak akan membahas penyakit influenza berat seperti flu burung (avian influenza) atau flu babi (swine influenza).



Gejala dan tanda
Penyakit influenza (flu) dan penyakit common cold memiliki gejala dan tanda yang sama sehingga sulit dibedakan. Bahkan tenaga medis profesional sekalipun sulit membedakan kedua penyakit ini jika hanya melihat dari gejala dan tandanya saja.

Biasanya common cold memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan influenza, jarang menimbulkan demam, dan biasanya akan sembuh lebih cepat. Lebih lengkapnya bisa dilihat di tabel berikut:



Penegakan Diagnosis
Penyakit common cold dan flu sering tumpang tindih dalam penulisan diagnosisnya karena kemiripannya. Pada diagnosis ICD 11, common cold masuk kedalam kode J00 sedangkan Influenza masuk kedalam kode J09-J11.

Beberapa penyakit virus dan bakteri jenis lain sering menimbulkan gejala mirip flu (flu-like syndrome) pada serangan akut-nya. Misalnya penyakit hepatitis, demam berdarah dengue (DBD), HIV, pneumonia. dsb.

Banyak tenaga kesehatan yang lebih senang mendiagnosis penyakit flu atau common cold dengan diagnosis "viral infection" saja, karena saking umumnya penyakit ini dan agar tidak miss diagnosis dengan penyakit kronis yang memiliki gejala awal mirip flu.

Diagnosis flu dan common cold cukup ditegakan dari gejala dan tandanya saja. Tidak perlu pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Karena untuk mengetahui etiologi penyakit ini, butuh pemeriksaan yang cukup mahal; Misalnya seperti kultur virus atau pemeriksaan molekuler seperti polymerase chain reaction (PCR), enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), fluorescent in situ hybridization (FISH), dsb.


Terapi dan Penatalaksanaan
Penyakit flu dan common cold adalah penyakit yang self-limiting diseases, artinya penyakit ini bisa sembuh sendiri tanpa obat-obatan. Faktor kesembuhan ditentukan oleh imunitas seseorang ditambah dengan istirahat dan makan-makanan yang cukup. Obat-obatan yang ada hanya meredakan gejala, bukan menyembuhkan penyakit.

Kebanyakan merk obat flu yang dijual bebas ataupun yang dibeli dengan resep dokter mengandung kombinasi beberapa jenis obat. Bisa antara 3 hingga 5 kandungan obat. Obat flu yang memiliki banyak kandungan obat lebih baik meredakan gejala flu, tetapi meningkatkan resiko terjadinya efek samping obat dan interaksi obat.

Obat flu biasanya dikombinasikan dengan obat demam, anti alergi, dan/atau obat batuk; bisa dalam bentuk sirup ataupun dalam bentuk kaplet atau tablet.

Berikut ini adalah kandungan obat yang biasa terdapat dalam obat-obatan untuk flu:
  • Antipiretic (anti demam) : paracetamol
  • Antialergi : chlorpheniramine (CTM), loratadine
  • Antitussive (obat batuk) : dextrometrophane
  • Mucolytic (penghancur dahak) : ambroxol, bromhexine
  • Decongestant (anti hidung tersumbat) : pseudonoefedrin




Kata Kunci
Influenza atau common cold, comon cold.









Setiap luka bisa terkena tetanus. Tapi, tidak setiap luka mesti ditangani dengan penatalaksanaan dan pencegahan Tetanus. Tergantung apakah luka tersebut termasuk dalam luka berisiko tinggi tetanus (tetanus-pround wound) atau tidak.

Banyak review article, journal medis, dan guidelines yang membahas mengenai luka-luka berisiko tinggi tetanus. Agar mempermudah, saya hanya akan mengambil dari 2 sumber saja; dari WHO dan dari Public Health England.


Menurut panduan WHO
Berikut adalah luka-luka yang yang beresiko tinggi tetanus, menurut buku Prevention and Management of Wound Infection yang dikeluarkan oleh WHO:
  • Luka yang tidak ditangani selama lebih dari 6 jam
  • Luka yang menusuk (vulnus punctum)
  • Terdapat tanda-tanda sepsis sistemik
  • Luka yang terkontaminasi dengan tanah, debu, kotoran hewan, atau pupuk dari kotoran hewan (manure)
  • Luka bakar (combustio)
  • Luka karena kedinginan atau radang dingin (frostbite)
  • Luka tembak (high velocity missile injuries)



Menurut panduan Public Health England
Adapun versi lainnya, yaitu menurut buku Tetanus: the green book, chapter 30 yang dikeluarkan oleh Public Health England, yang merupakan bagian dari Departement of Health, UK, pada 2013:
  • Berbagai jenis luka, termasuk luka bakar, yang membutuhkan tindakan medis dan tidak ditangani selama lebih dari 6 jam.
  • Berbagai jenis luka, termasuk luka bakar, yang menunjukan tanda-tanda kerusakan jaringan atau luka yang menembus dalam, terutama jika luka tersebut pernah kontak dengan tanah, debu, kotoran hewan, atau pupuk dari kotoran hewan (manure).
  • Luka yang didalamnya tertinggal benda asing.
  • Patah tulang terbuka (compound fracture).
  • Berbagai jenis luka, termasuk luka bakar, yang disertai dengan tanda-tanda sepsis sistemik.



Kata Kunci
Luka paku, luka bakar, luka tetanus, tertusuk paku karatan, paku berkarat.



Game-game yang mengedepankan graphic visual yang indah merupakan game yang unik dalam industri video game. Game seperti ini hanya mengandalkan visual saja dalam storytelling.

Visual yang indah membuat game-game ini bagaikan lukisan bergerak; dan ketika ditambah dengan iringan suara musik yang merdu dan relaxing, membuat para pemain makin terhanyut dalam memainkannya sehinga membuat game-game seperti ini bisa dijadikan obat stres dan "mumet".

Berikut adalah game-game dengan visual storytelling terbaik menurut saya pribadi:


6. Entwined (2014)
Platforms: PlayStation 4, PlayStation 3


5. Bound (2016)
Platforms: PlayStation 4


4. The Unfinished Swan (2012)
Platforms: PlayStation 4 (2014), PlayStation 3 (2012)


3. Abzu (2016)
Platforms: PlayStation 4, PC


2. Flower (2009)
Platforms: PlayStation 4 (2013), PlayStation 3 (2009)


1. Journey (2012)
Platforms: PlayStation 4 (2015), PlayStation 3 (2012)




E3 (Electronic Entertainment Expo) adalah acara tahunan untuk para publisher dan console-maker untuk menunjukan kebolehannya masing-masing dalam membuat video game. Acara ini merupakan pameran dan expo terbesar di industri video game yang selalu diadakan setiap tahun sejak 1995.

Pada acara E3, terdapat showcase game-game baru—yang akan segera release atau yang masih dalam tahap produksi—untuk ditunjukan ke konsumen; Mulai dari trailer, gameplay, hingga uji coba singkat game-game baru tersebut.

Selain game, E3 juga menampilkan hardware-hardware baru dari para console-maker dan produsen kenamaan; Seperti Sony, Microsoft, Nintendo, dsb. Di acara ini pulalah, dulu, console seperti PS3 dan PS4 diumumkan.

Bahkan pada E3 2017 ini, Microsoft mengumumkan pertama kali console terbaru versi upgrade mereka, yaitu Xbox One X yang dulu bernama Project Scoprio, yang memiliki performa lebih baik dari Xbox One dan bisa support layar dengan resolusi 4K dan warna HDR.

Sebagian dari game-game open world yang terdapat disini pernah di presentasikan di E3 2016 dan belum release hingga sekarang. Sehingga, akan saya sebutkan kembali pada daftar ini.

Berikut adalah game-game open world terbaik yang dipresentasikan pada E3 2017:


Super Mario Odyssey (2017)
Platforms: Nintendo Switch exclusive
Trailer: Super Mario Odyssey Trailer - E3 2017


Farcry 5 (2017)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Super Mario Odyssey Trailer - E3 2017



Assassin's Creed Origins (2017)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Assassin's Creed Origins Trailer - E3 2017


Metro Exodus (2018)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Metro Exodus Trailer - E3 2017


Monster Hunter World (2018)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Monster Hunter World Trailer - E3 2017


Middle-Earth: Shadow of War (2017)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Middle-Earth: Shadow of War Trailer - E3 2017


Vampyr (2017)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Vampyr Gameplay Demo - E3 2017


State of Decay 2 (2017)
Platforms: Xbox One, PC
Trailer: State of Decay 2 Trailer - E3 2017


Crackdown 3 (2017)
Platforms: Xbox One exclusive
Trailer: Crackdown 3 Trailer - E3 2017


Spider-Man (2018)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Spider-Man Gameplay Demo - E3 2017


Days Gone (2017)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Days Gone Gameplay Demo - E3 2017


Beyond Good and Evil 2 (TBA)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: BEYOND GOOD AND EVIL 2 Gameplay Demo (E3 2017) In Engine




Kata Kunci
Game terbaik, game free roam terbaik, game sandbox terbaik, openworld, open world terbaik, game PS4, game playstation4, game Xbox one, Xbox 1, game PC, game wii u. open world terbaru, open world 2017, open world 2018, nintendo switch, PS4 pro, Xbox one x.



Pengertian open world
Open world adalah suatu design video game dimana pemain diberi kebebasan untuk menjalankan suatu misi (mission/objective/quest). Konsep dari open world itu sendiri adalah pemain yang mendatangi misi, bukan misi yang mendatangi pemain. Hal ini memberikan kebebasan pada pemain untuk bisa bersenang-senang di dunia virtual sebelum menjalankan misi tersebut. Sinonim dari game open world adalah sandbox game atau free roam game.

Game open world akan memberikan para pemain misi utama (main mission) dan misi sampingan (side mission). Misi utama wajib diselesaikan oleh para pemain untuk mengetahui cerita utama dari game tersebut. Sedangkan misi sampingan adalah misi yang bisa dikerjakan ataupun tidak oleh para pemain.

Rata-rata setiap game open world harus dimainkan dalam waktu lama. Untuk menyelesaikan misi utamanya saja bisa antara 10 hingga 30 jam, belum lagi jika ditambah dengan misi sampingan lainnya. Jika dijumlahkan dengan misi utamanya, beberapa game open world bisa dimainkan hingga lebih dari 100 jam.


Generasi 8,5
Pada awal 2016, Sony dan Microsoft mengumumkan akan meng-upgrade console andalan mereka. Sony meng-upgrade PS4 menjadi PS4 Pro pada akhir 2016. Microsoft meng-upgrade Xbox One menjadi Xbox One X nanti pada akhir 2017. Selain itu, Nintento juga me-release console terbaru mereka yaitu Nintendo Switch pada Maret 2017 yang menggantikan console lama mereka Nintendo Wii U.

Generasi 8,5 merupakan istilah sebutan saya sendiri untuk console-console generasi ke-8 yang mengalami pergantian dan upgrade hardware.


Open world terbaik dan terbaru
Pada kesempatan ini, saya akan membuat daftar game-game open world terbaik pada generasi 8,5. Game-game yang saya masukan disini adalah game-game open world terbaru yang release mulai akhir 2016, setelah munculnya PS4 Pro dan Switch, hingga sekarang ini, tahun 2017.

Agar mempermudah pembaca, saya juga hanya akan menyebutkan satu seri terbaik saja untuk game-game yang memiliki seri lanjutan (sequel).

Karena generasi  ini masih terbilang baru, jadi belum banyak game-game open world bermunculan. Oleh karena itu, daftar ini akan terus di-update.

Berikut adalah daftar lengkapnya:


10. Dead Rising 4 (2017)
Platforms: Xbox One, PC
Trailer: Official E3 2016 Announcement Trailer


9. Ghost Recon Wildlands (2017)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Fight for the Wildlands - Official E3 2016 Trailer



7. Yakuza 0 (2017)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Yakuza 0 - E3 2016 Trailer



6. Watch Dogs 2 (2016)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Hack Everything Official Trailer



5. Nier Automata (2017)
Platforms: PS4, PC
Trailer: NieR: Automata – “Glory to Mankind 119450310”



4. Gravity Rush 2 (2017)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Gravity Rush 2 | E3 2016 Trailer | PS4


3. Final Fantasy XV (2016)
Platforms: PS4, Xbox One
Trailer: Final Fantasy XV - Battle Gameplay First Look


2. The Legend of Zelda: Breath of the Wild (2017)
Platforms: Switch exclusive
Trailer: Reveal Trailer - E3 2016


1. Horizon Zero Dawn (2017)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Horizon Zero Dawn - E3 2015 Trailer




Coming Soon

Game-Game Open World Terbaru dari E3 2017


Red Dead Redemption 2 (2017)
Platforms: PS4, Xbox One
Trailer: Red Dead Redemption 2 Trailer


Wild (2017)
Platforms: PS4 exclusive
Trailer: Wild - Gamescom 2014 Trailer


Kingdom Come: Deliverance (2017)
Platforms: PS4, Xbox One, PC
Trailer: Kingdom Come: Deliverance - E3 2015 Trailer





Kata Kunci
Game terbaik, game free roam terbaik, game sandbox terbaik, game openworld, game PS4, PS4 Pro, PS4 neo, playstation 4, game Xbox one, Xbox 1, Xbox One X, game PC, game wii u, nintendo switch Open world terbaru.