Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Di era modern yang penuh dengan perubahan dan kemajuan, berbagai aspek kehidupan pun turut bertransformasi. Salah satu fenomena sosial yang menarik untuk dikaji adalah fenomena orang-orang yang "beragama tapi ateis".


Fenomena ini setiap tahun semakin banyak terjadi di masyarakat kita dan sangat berdampak kepada perilaku sosial masyarakat. Oleh karena itulah, saya menulis artikel ini untuk melihat masalah sosial ini dari berbagai sudut pandang.


Artikel yang saya tulis ini diikutkan dalam lomba menulis blog yang diadakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UMY) pada bulan Mei 2024. Semoga tulisan saya ini bisa mencerahkan pembaca sekalian.



Islam KTP

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Bagi teman-teman muslim, kalian tentu tidak asing dengan istilah “Islam KTP”. Istilah ini merujuk kepada orang yang beragama Islam, tapi hanya sebatas di Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Dalam kesehariannya, orang tersebut tidak menjalankan syariat Islam seperti salat, puasa, zakat, sedekah, dsb.


Fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia dan di agama Islam saja, tapi terjadi pada semua agama yang ada di seluruh dunia; Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, Yahudi, dsb.


Orang-orang ini beragama, tapi hanya sebatas tanda pengenal saja. Kelakuan mereka sehari-hari seperti orang ateis pada umumnya, tidak beribadah. Oleh karena itulah, orang-orang ini bisa dibilang beragama, tapi ateis. Mereka beriman dan percaya akan adanya tuhan, tapi untuk urusan taat terhadap aturan agama dan mengerjakan ibadah yang diperintahkan oleh agama, mereka tidak peduli.


Yang lebih memprihatinkan, fenomena orang-orang seperti ini jumlahnya terus bertambah setiap tahunnya. Fenomena ini bisa kita lihat sendiri dengan mudah di tempat-tempat ibadah yang mulai sepi jemaah.


Bagi teman-teman muslim, kita bisa lihat sendiri bagaimana sepinya masjid sejak beberapa tahun ke belakang. Orang yang salat ke masjid hanya orang itu-itu saja, yang rata-rata mereka ini sudah sepuh dan berumur. Mereka yang berusia dibawah 30 tahun bisa dihitung jari di dalam masjid. Jika diibaratkan sepak bola, pergantian pemainnya tidak sebanding antara pemain muda dengan pemain inti yang sudah mau pensiun dan tutup umur.


Begitupun juga angka kunjungan ke gereja. Menurut data statistik dari Churchtrac di Amerika, angka kunjungan mingguan umat nasrani ke gereja turun 12% sejak tahun 2000. Tren penurunan ini pun terjadi di tempat-tempat ibadah lainnya, seperti pura dan vihara.



Lain dulu lain sekarang

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Jika kita lihat orang tua kita dulu, kakek nenek kita, buyut buyut kita, mereka adalah pribadi yang rajin ibadah. Mengapa orang zaman dulu lebih rajin ibadah dibanding orang zaman sekarang?


Zaman dulu itu segala serba susah; perang dimana-mana, bahan pangan serba susah, ekonomi serba susah. Penyakit ringan seperti tipes (demam tifoid) pun, bisa membuat orang meninggal. Belum lagi, mereka merasakan hidup di zaman penjajahan dimana kebebasan diri itu sangatlah terbatas.


Kehidupan zaman dulu penuh dengan ketidakpastian dan bahaya. Agama memberikan rasa aman dan kepastian dalam menghadapi situasi-situasi sulit. Keyakinan akan adanya kekuatan yang lebih besar dari diri manusia memberikan kekuatan dan harapan. Kita bisa melihat contohnya pada diri kita sendiri ketika kita sedang susah, sedang sakit, sedang bangkrut tak punya uang, sedang depresi oleh rasa sedih, maka kita akan lebih mudah mengingat tuhan, begitupun dengan masyarakat zaman dahulu.


Lain halnya dengan zaman sekarang yang serba mudah. Zaman sudah damai tidak ada peperangan yang menyusahkan; bahan pangan bisa didapat dengan mudah; penyakit-penyakit yang dulu dianggap berbahaya pun, sekarang sudah bisa disembuhkan, semisal flu, tipes, polio, kolera, dsb. yang dulu sangat mengerikan dan tidak bisa sembuh, sekarang bisa sembuh dengan mudah.


Belum lagi manusia modern itu dimabukan oleh teknologi sehingga menggerus waktu yang mereka punya. Pernah tidak kalian membuka media sosial di HP kalian, tidak terasa, tahu-tahu waktu 20 menit sudah berlalu. Kurang lebih seperti itulah kesibukan kita sebagai manusia modern. Jika tidak dikontrol dengan baik, teknologi ini bisa membuat manusia lalai dalam beribadah dan mengingat tuhan.


Menurut hasil data statistik, manusia modern itu menghabiskan kurang lebih 7 jam di depan layar—termasuk layar HP, TV, dan komputer; baik untuk internetan, nonton acara streaming service, media sosial, maupun bermain video game.


Faktor lain yang dapat memengaruhi ketaatan beribadah adalah pengaruh budaya, pendidikan agama, dan akses terhadap tempat ibadah. Di zaman modern, banyak orang yang terpapar budaya dan pemikiran yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Selain itu, kesibukan dan gaya hidup modern juga membuat banyak orang sulit untuk meluangkan waktu untuk beribadah.



Masyarakat amoral

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Salah satu dampak dari jauhnya manusia dari agama adalah perilaku amoral yang mulai marak di masyarakat. Manusia yang jauh dari agama cenderung kehilangan moral value dan tidak memiliki batasan dalam melakukan perbuatan buruk.


Kita dapat menilai sendiri penurunan moral masyarakat ini melalui berita di media sosial kita. Misalnya kasus perzinahan para pelakor; atau fenomena begal dan klitih, dimana anak-anak muda melakukan pembacokan secara random pada orang-orang di malam hari; atau juga misalnya kasus korupsi triliunan yang menjerat pejabat-pejabat negara kita. Fenomena ini menunjukkan bahwa manusia yang jauh dari agama kehilangan nilai-nilai moral dan etika yang diajarkan oleh agama.


Berikut saya rangkum efek negatif ketika manusia jauh dari agama:

  • Krisis makna dan tujuan: manusia akan mengalami krisis makna dan tujuan dalam hidup mereka ketika mereka menjauh dari agama. Hidup menjadi tidak jelas dan tanpa arah.
  • Kehilangan nilai-nilai moral: agama seringkali menjadi sumber nilai-nilai moral yang memberikan arahan tentang apa yang benar dan salah.
  • Kurangnya ketenangan batin: agama sering memberikan kenyamanan dan ketenangan batin kepada orang-orang dalam menghadapi tantangan hidup.
  • Meningkatnya Individualisme: ketika orang-orang menjauh dari agama, ada kecenderungan untuk meningkatnya individualisme dalam masyarakat. Orang-orang mungkin lebih fokus pada kebutuhan dan keinginan pribadi mereka sendiri daripada pada kebutuhan dan keinginan komunitas.
  • Kurangnya panduan dalam menghadapi krisis: agama sering memberikan panduan dan dukungan spiritual dalam menghadapi krisis kehidupan seperti kematian, sakit, atau kehilangan.

Secara tidak langsung, agama menjadi kontrol sosial di masyarakat. Agama juga berperan dalam mengontrol perilaku sosial dan mengatur norma-norma moral. Kehadiran agama memberikan dorongan untuk mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam agama tersebut. Bahkan tidak jarang aturan agama tersebut berubah menjadi aturan negara.


Semakin masyarakat dekat dengan agama, penyimpangan-penyimpangan sosial akan semakin berkurang di masyarakat. Sayangnya, semakin kesini orang-orang semakin tidak tertarik dengan agama.



Nasib agama di masa depan

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Bagaimana nasib agama-agama ini kedepannya jika semua orang sudah tidak tertarik dengan agama?


Saya pribadi percaya bahwa suatu saat manusia akan kembali kepada agama di masa depan. Terutama ketika dunia ini sedang mengalami krisis, baik itu karena perubahan iklim maupun peperangan.


Walaupun kita sedang hidup rukun, damai, tentram sentosa. Sebenarnya dunia ini sedang tidak baik-baik saja. Kerusakan alam yang terjadi secara global sangat berdampak buruk pada iklim dunia. Menurut Unesco, pada 2050 dunia ini akan mengalami krisis air bersih sehingga berdampak pada ketersediaan pangan secara internasional.


Bayangkan jika ratusan juta hektar lahan pertanian gagal panen, semua orang akan kesulitan pangan. Kita akan kembali ke zaman serba susah. Negara adidaya akan mencari resource ke negara yang kaya pangan, dan pastinya peperangan akan kembali mencuat di seluruh dunia. Belum lagi bencana alam—seperti kebakaran hutan, banjir, dsb.—akan lebih mudah terjadi di masa depan.


Krisis iklim dan peperangan dapat meningkatkan rasa cemas, ketidakpastian, dan kekhawatiran dalam masyarakat. Dalam situasi-situasi seperti ini, agama dapat memberikan harapan, ketenangan, dan kekuatan spiritual bagi individu untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Di tengah-tengah krisis, orang-orang akan mulai mempertanyakan nilai-nilai makna yang lebih dalam dalam kehidupan mereka. Nah, pada saat itulah manusia akan kembali dekat pada ajaran agama.


Agama dapat memberikan makna dan tujuan hidup dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian. Agama juga dapat membantu individu untuk membangun ketahanan mental dan spiritual dalam menghadapi tantangan-tantangan hidup.



Memulai dari hal yang kecil

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Memang betul, suatu saat manusia akan kembali dekat dengan agama. Tapi, itu masih lama. Sebelum semua itu terjadi kita harus bisa menanamkan nilai-nilai agama pada diri anak-anak dan cucu-cucu kita. Jangan sampai ketika mereka hidup di zaman serba susah, mereka mencari pelarian ke hal-hal tidak berguna seperti alkohol, narkotik, atau yang lebih parah malah mengakhiri hidup mereka sendiri. Naudzubillah.


Menanamkan nilai-nilai agama pada anak-anak sejak usia dini dapat membantu mereka untuk membangun karakter yang kuat, moralitas yang baik, dan ketangguhan mental dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Anak-anak yang memiliki nilai-nilai agama yang kuat akan lebih mampu untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, serta memiliki kompas moral yang jelas dalam kehidupan mereka.


Kita mulai perubahan ini dari diri kita dulu, kita teruskan beribadah sesuai kepercayaan kita. Kita berikan contoh dengan menjadi menjadi pribadi yang baik di masyarakat dan berempati terhadap sesama. Selanjutnya, kita ajak anak-anak kita, saudara kita, orang tua kita, untuk menjadi ahli ibadah, beragama dengan taat dan mempelajari isinya.


Selain itu, kita juga dapat mengurangi waktu screen time, baik kita sendiri dan anak-anak, dan menggantinya dengan hal-hal positif. Misalnya, kita bisa menggunakan Youtube untuk mempelajari agama. Kita bisa mencari pemuka agama yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan toleransi. Kita juga dapat mencari komunitas-komunitas keagamaan yang dapat membantu kita untuk tetap termotivasi dalam beribadah.


Solusi ini mungkin tampak sederhana, tetapi dapat membawa perubahan moral jangka panjang bagi Indonesia. Marilah kita bersama-sama menanamkan nilai-nilai agama pada setiap sendi kehidupan. Dengan demikian, kita dapat membangun generasi Indonesia emas yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Insyaallah.




Gambar dari Canva (royalty-free license)

Waktu optimal belajar bagi anak-anak

Memiliki anak yang cerdas dan berprestasi adalah dambaan setiap orang tua. Namun, tahukah kalian bahwa kunci utama untuk mencapai hal tersebut terletak pada pemilihan waktu belajar yang tepat?


Menurut penelitian, otak manusia bekerja paling optimal pada pukul 4 pagi hingga 7 pagi. Sayangnya, jadwal belajar formal di sekolah biasanya baru dimulai pada pukul 7.30 pagi, sehingga waktu emas belajar ini terlewatkan.


Begitupun juga ketika anak-anak ingin mengikuti bimbingan belajar (bimbel) yang umumnya diadakan di waktu pulang sekolah, seperti pada siang, sore, atau malam hari. Pada waktu-waktu tersebut, kemampuan otak anak-anak untuk menyerap informasi sudah menurun.


Belum lagi jika ditambah dengan jadwal sekolah yang padat, misalnya saja pada anak-anak yang bersekolah di sekolah Islam terpadu, yang memadukan kurikulum sekolah umum dan madrasah diniyah. Anak-anak ini baru bisa pulang sekitar pukul 4 sore. Belum lagi jika pulangnya terjebak macet, belum mereka harus makan malam, belum harus mandi, belum harus sembahyang. Mungkin si anak akan kembali punya waktu kosong di pukul 6 hingga pukul 7 malam.


Jika kita suruh lagi mereka untuk ikut bimbel, yang ada anak-anak akan "ngedumel" karena sudah tidak mood belajar. Bisa sih, kita paksakan. Tapi, nanti konsentrasi dan daya tangkap mereka menjadi berkurang karena sudah keburu malas dan capek. Itulah mengapa waktu pagi hari sangat dianjurkan untuk digunakan belajar.


Mengapa pagi hari merupakan waktu belajar yang ideal?

  • Otak yang Segar: Di pagi hari, otak anak-anak berada dalam kondisi paling segar dan fokus. Hal ini dikarenakan mereka telah beristirahat dengan cukup dan siap untuk menerima informasi baru.
  • Meningkatkan Daya Ingat: Penelitian menunjukkan bahwa daya ingat anak-anak lebih optimal di pagi hari. Hal ini berarti materi pelajaran yang dipelajari di pagi hari akan lebih mudah diingat dan dipahami.
  • Meningkatkan Konsentrasi: Di pagi hari, anak-anak umumnya lebih tenang dan tidak mudah teralihkan oleh hal-hal lain. Hal ini membuat mereka lebih mudah berkonsentrasi pada pelajaran.



Memilih bimbel yang tepat

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Setelah mengetahui waktu belajar yang ideal untuk anak-anak, langkah selanjutnya adalah memilih tempat bimbel yang tepat. Bimbel harus dapat mengakomodasi waktu belajar pagi hari dan memberikan metode belajar yang efektif.

Itulah mengapa, saya merekomendasikan Kumon sebagai tempat bimbel pilihan, yang merupakan tempat bimbel Matematika anak dan tempat les Bahasa Inggris anak yang sudah terpercaya sejak 1958.


Mengapa Kumon?

  • Metode self-learning: Kumon menggunakan metode self-learning dalam bentuk lembar kerja soal yang bisa dikerjakan di rumah. Hal ini memungkinkan anak-anak untuk belajar di pagi hari, sesuai dengan waktu optimal otak mereka.
  • Jadwal fleksibel: Mayoritas kegiatan bimbel di Kumon dilakukan secara mandiri di rumah, dengan tatap muka dengan pembimbing hanya 2 kali per minggu untuk evaluasi. Jadwal tatap mukanya pun fleksibel, bisa diikuti di hari Sabtu-Minggu, sehingga tidak mengganggu kegiatan sekolah.

Metode self-learning dan jadwal yang fleksibel ini bisa memaksimalkan potensi anak-anak di pagi hari. Setelah anak-anak bangun, sembahyang subuh, dan sarapan, mereka bisa langsung mengerjakan soal-soal dari Kumon. Bahkan, ketika perjalanan menuju sekolah pun, mereka bisa sambil mengerjakan soal Kumon di dalam mobil.



Kumon Connect: kelas tanpa batas

Gambar dari Canva (royalty-free license)

Kumon terus berinovasi untuk memberikan pengalaman belajar terbaik bagi anak-anak. Kini, Kumon menghadirkan Kumon Connect, aplikasi pembelajaran Kumon Digital melalui tablet berbasis Android dan iOS. Kumon Connect menawarkan les Matematika online dan/atau kursus Bahasa Inggris online yang terintegrasi dengan metode pembelajaran Kumon yang telah terbukti efektif.


Kumon versi biasa saja sudah sangat fleksibel dalam mengakomodir waktu belajar para siswanya, apalagi sekarang ada versi digitalnya. Anak-anak bisa mengerjakan soal lebih mudah tanpa perlu membawa alat tulis dan modul lembar kerja Kumon, sehingga anak-anak bisa belajar kapanpun dan dimanapun, tanpa batas. Misalnya saat mudik lebaran, anak-anak bisa mengerjakan lembar kerja Kumon dengan ditemani kakek dan nenek di kampung halaman.


Kita juga sebagai orang tua bisa memantau progres anak-anak melalui aplikasi Kumon Connect. Kita bisa mengetahui level kemampuan anak-anak sudah sejauh mana dalam belajar. Jadinya, setiap biaya yang kita keluarkan untuk membayar bimbel, benar-benar menjadi investasi yang maksimal untuk anak-anak kita di kemudian hari.


Bahkan, untuk evaluasi dengan guru pembimbing pun, bisa dilakukan hanya melalui aplikasi saja, tanpa perlu tatap muka langsung. Ini sangat berguna sekali, terutama jika ada faktor eksternal yang menghambat anak-anak untuk belajar; misalnya seperti saat kemarin pandemi Covid, ataupun saat cuaca tidak mendukung untuk keluar rumah, misalnya karena ada banjir atau hujan lebat. Benar-benar sangat fleksibel.


Walaupun begitu, orang tua juga tetap harus ikut memantau kegiatan anak-anak saat mengerjakan soal di tablet mereka, agar saat mereka mengerjakan soal, tidak berpindah ke aplikasi lain seperti Youtube atau game. Hal ini bisa dilakukan langsung oleh para orang tua, sambil mereka mengerjakan soal, kita pantau dan tunggu mereka; atau bisa juga kita pantau mereka melalui aplikasi Google Family Link yang bisa dipasang ke tablet berbasis Android, sehingga aplikasi non Kumon, bisa dimatikan sementara selama anak-anak mengerjakan soal. Praktis, kan?


Ayo, tunggu apalagi, ajak anak-anak kita, saudara-saudara kita, untuk mengikuti Kumon agar bisa memaksimalkan potensi mereka dalam belajar.




Siapa saja bisa menjadi korban dari bullying, bisa teman kita, saudara kita, atau malah anak-anak kita. Siapa yang akan menghentikan para bully itu terhadap orang yang kita sayangi?

Pada kesempatan ini, saya akan share video mengenai social study, untuk melihat bagaimana respon masyarakat bila menemukan anak yang sedang di bully. Dan ternyata responnya sungguh luar biasa dan menyentuh.

Berikut videonya:



Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam adalah Nabi terakhir dan Nabi paling istimewa bagi umat Islam. Beliau hidup di abad ke-7 di wilayah timur tengah di tengah orang-orang jahiliyah. Allah subhanahu wa ta'ala menunjuk beliau untuk memberantas kejahiliyahan tersebut dan menegakan agama Islam di muka bumi.

Beliau adalah suri tauladan bagi seluruh umat manusia. Beliau memiliki kepribadian dan akhlak yang sangat mulia. Beliau memiliki kesabaran tiada batas dalam menghadapi kejahiliyahan. Selain itu semua, beliau juga merupakan seorang suami, keluarga, dan pemimpin yang adil.

Tetapi walaupun dengan kesempurnaan beliau, Nabi Muhammad tetaplah memiliki jasad seorang manusia. Beliau bisa sakit, bisa terluka, bisa menghasilkan keturunan, dan juga meninggal dunia. Sebagai seorang manusia tentunya beliau pasti memiliki rekam jejak biologis yang tersimpan didalam DNA. Alangkah bergunanya jika bisa mendapatkan informasi genetik dari Nabi Muhammad.



Apa itu DNA
Seluruh tubuh manusia terdiri dari kumpulan sel yang membentuk sistem organ. Setiap sel yang terdapat tersebut, kecuali sel darah merah, memiliki inti sel (nucleus). Didalam inti sel ini terdapat kromosom yang terdiri dari rantai-rantai Deoxyribonucleic Acid (DNA).


Setiap manusia memiliki 22 pasang autosom (kromosom tubuh) dan 1 pasang gonosom (kromosom kelamin). Pada laki-laki terdapat 1 pasang gonosom X dan Y. Sedangkan pada wanita terdapat 1 pasang X dan X.

DNA adalah molekul yang mengkode sifat genetik suatu organisme. Setiap data dari tiap sel di tubuh manusia tersimpan didalam DNA. Selain itu, DNA mengatur fungsi dan pertumbuhan tiap-tiap sel.

Ketika manusia melakukan proses reproduksi, akan ada penggabungan antara DNA ayah dan ibu. Nantinya DNA ini akan terus diturunkan kepada keturunan selanjutnya, baik pada anak-anaknya, cucu-cucunya, dan seterusnya. Itulah mengapa kita bisa melacak keaslian seorang anak dari DNA ini.

Untuk mendapatkan DNA hanya dibutuhkan sedikit sekali sample. DNA bisa didapatkan dimana saja di seluruh tubuh manusia. Rambut, kuku, air liur, dsb. yang penting jaringan tersebut mengandung sel, pasti didalamnya ada DNA-nya.


Untuk apa DNA Nabi Muhammad?
Ketika zaman dahulu kala, banyak orang-orang timur tengah mengaku-mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad. Hal ini terjadi terutama di negara Islam yang non-arab, contohnya seperti negara kita ini, Indonesia. Ketika masa zaman emas perdagangan Indonesia melalui jalur maritim, banyak pedagang dari timur tengah datang ke Indonesia. Beberapa diantara mereka ada yang mengaku-ngaku sebagai keturunan Nabi Muhammad.

Tingkat informasi dan pengetahuan masyarakat yang terbatas kala itu mengakibatkan masyarakat mudah percaya pada "bualan" orang-orang tidak bertanggung jawab tersebut. Asalkan berwajah arab, pandai ilmu agama, dan bisa mengelabui masyarakat. Maka sudah dipastikan, masyarakat akan tertipu.

Kenapa banyak orang mengaku-ngaku sebagai keturunan Nabi? Salah satu alasan mereka melakukan hal-hal tersebut adalah untuk bisa dihormati oleh masyarakat setempat. Bahkan beberapa diantaranya ada yang diberi harta yang melimpah atau bahkan dinikahkan dengan gadis-gadis setempat.

Banyak istilah dalam menyebut keturunan Nabi Muhammad. Salah satunya adalah Habib, Syarif, dsb. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, istilah yang lazim digunakan untuk menyebut keturunan Nabi adalah Habib, jika laki-laki, atau Habibah, jika perempuan.

Bahkan hingga zaman sekarang pun masih banyak Habib palsu yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad. Habib-habib palsu tersebut sekarang tersebar di seluruh dunia. Bahkan sudah bisa dibilang sulit untuk menentukan apakah seorang Habib itu palsu atau asli jika tidak ada rekam jejak keluarga yang jelas.

Nah, untuk menghindari para habib palsu tersebut maka dibutuhkan DNA Nabi Muhammad itu sendiri. Tujuannya adalah untuk memetakan DNA beliau sehingga nantinya bisa menjadi template atau standar dalam menentukan keturunan Nabi Muhammad. Nantinya bagian dari DNA beliau akan dicocokan dengan DNA para Habib tersebut, apakah ada kecocokan atau tidak.


Mendapatkan DNA Nabi Muhammad
Relics atau peninggalan Nabi Muhammad banyak tersebar di seluruh dunia, tetapi tidak semua peninggalan beliau tersebut bisa diambil DNA-nya. Berikut ini beberapa peningalan Nabi Muhammad yang diketahui kemungkinan masih memiliki DNA beliau:
  • Ketika perang Uhud terjadi, Nabi Muhammad sempat terluka dan kehilangan 4 giginya. Wallahu'alam. Dua diantaranya hilang. Satu disimpan di Istana Topkapi di Turki dan satu lagi di simpan oleh Sultan Mehmed II.
  • Istana Topkapi di Turki memiliki janggut Nabi Muhammad yang didapat ketika beliau selesai bercukur. Janggut tersebut di simpan dalam kotak kecil. Sekarang kotak tersebut dipindahkan ke Museum Mevlana di Turki dan dipajang disana hingga sekarang.

Kotak Janggut Nabi Muhammad di Museum Mevlan Turki
(Gambar milik Georges Jansoone)

Selama ini peninggalan janggut dan gigi Nabi Muhammad tersimpan ditempatnya masing-masing. Belum ada peneliti yang meneliti DNA Nabi Muhammad dari peninggalan tersebut. Selain itu, karena peninggalan-peninggalan beliau tersebut rata-rata sudah berumur lebih dari 1400 tahun,  kemungkinan DNA yang didapat pun juga masih meragukan.

Jangankan untuk mendapatkan DNA-nya, untuk mendapatkan selnya saja sangatlah sulit karena jaringannya sudah sangat tua. Jikalau pun dapat ditemukan, rantai-rantai DNA yang didapat dari sel-sel yang berumur sangat tua kemungkinan sudah rusak dan sulit diteliti.


Cara lain memetakan DNA Nabi Muhammad
Para peneliti baru-baru ini memiliki cara lain dalam memetakan DNA Nabi Muhammad. Caranya yaitu dengan memetakan Y-DNA Short Tandem Repeat (STR) dari keturunan Nabi Muhammad yang berada di zaman sekarang untuk melihat mundur kebelakang. Y-DNA hanya terdapat di laki-laki saja, sehingga pemeriksaan ini dilakukan pada Habib saja, bukan Habibah.

DNA dari para Habib asli di kumpulkan dari seluruh dunia dan dilihat kesamaannya. Setelah itu data DNA tersebut dicocokan satu sama lain sehingga nanti menjadi template tunggal untuk menentukan keaslian keturunan Nabi Muhammad.

Berikut ini adalah link mengenai hasil dari penelitian tersebut: Family Tree DNA: Sharifs

Kelemahan dari teknik ini adalah tidak bisa memetakan secara langsung DNA Nabi Muhammad.  Pemetaan mundur ini hanya bisa dilakukan dengan melihat Y-DNA, atau DNA dari nenek moyang laki-laki. Nabi Muhammad tidak memiliki anak laki-laki, tetapi beliau memiliki cucu laki-laki, sehingga DNA yang dipetakan akan mirip dengan cucu beliau, bukan dengan DNA beliau.

Adapun keuntungan dari teknik ini adalah dapat menilai secara akurat keturunan seseorang yang dilihat dari Y-DNA-nya. Y-DNA ini terdapat di kromosom Y, yaitu kromosom kelamin (gonosom) yang menentukan jenis kelamin laki-laki. Y-DNA bermutasi dengan pola yang sama pada individu dengan leluhur yang sama sehingga tingkat keakuratannya sangatlah tinggi.

Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai cara memetakan DNA secara mundur dengan mencari Y-DNA STR, berikut link-nya:

Renungan
Dengan kecanggihan teknologi biomolekuler akhirnya umat muslim dapat memetakan DNA dari keturunan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Walaupun teknik pemetaan DNA yang dilakukan para peneliti saat ini bersifat mundur kebelakang dan tidak dapat melihat langsung DNA dari Nabi Muhammad, Akan tetapi, teknik ini sudah dapat digunakan untuk membuat suatu template dalam menentukan keturunan dari Nabi Muhammad.

Nantinya pemetaan DNA ini diharapkan dapat digunakan untuk menangkap para habib palsu yang memakai nama beliau untuk mencari keuntungan semata. Laknatullah 'alaikum.


Tambahan
Sebagai bahan bacaan, berikut ini adalah artikel lain yang membahas mengenai DNA Nabi Muhammad lainnya:


Muqodimah
Sebagai seorang pria atau wanita muslim di era modern, tentunya memiliki rutinitas dan mobilitas tinggi pergi kesana kemari, baik itu sekolah, kuliah, kerja, atau hanya sekedar bepergian untuk rekreasi. Walaupun dengan berbagai rutinitas tersebut, kewajiban utama sebagai muslim jangan sampai terabaikan, tetap harus siap sholat dimana pun dan kapan pun juga.

Berbeda dengan ketika kita sholat di rumah, sholat diluar rumah banyak kendalanya. Salah satu kendala yang akan kita bahas kali ini adalah kendala mengenai pakaian.

Ketika menjalani rutinitas diluar rumah, kita mengenakan pakaian sesuai dengan aktivitas yang kita jalani, contohnya seperti kaos, kemeja, hem, jeans, dsb. Ternyata tanpa disadari, model pakaian zaman sekarang bisa membatalkan sholat. Hal ini terutama sering terjadi pada model pakaian yang ngetat (slim fit). Mari kita bahas bersama mengenai masalah ini satu persatu.


Berbusana saat sholat
Islam mempermudah seseorang dalam berbusana ketika sholat. Asalkan menutup aurat, tidak transparan, dan bebas dari najis. Wanita menutup aurat hampir disemua tubuhnya, kecuali telapak tangan dan wajah. Sedangkah pria cukup menutup daerah pusar kebawah hingga lutut.


Wanita Indonesia
Wanita-wanita di timur tengah biasa sholat dengan pakaian seadanya asalkan menutup aurat. Beda dengan disana, wanita-wanita di Indonesia biasanya menggunakan mukena sebagai busana tambahan untuk sholat. Mukena adalah busana sholat yang khas dari Indonesia. Mukena dibuat panjang dan tidak transparan sehingga bisa menutup aurat dengan maksimal sehingga kejadian aurat terbuka pada wanita yang mengenakan mukena jarang terjadi.



Mengapa batal pada pria
Ketika masuk posisi sujud dalam sholat, pakaian otomatis akan tertarik ke atas dan celana akan tertarik ke bawah. Hal ini bisa mengakibatkan daerah aurat pada bagian bokong terbuka jika pakaian yang digunakan kekecilan atau ngetat.

Kejadian aurat terbuka bukan hanya bisa terjadi pada pakaian ngetat, bahkan pada pakaian model biasa pun bisa terjadi. Misalnya karena baju bagian belakang terlipat, atau celana yang digunakan terlalu longgar hingga melorot.

Pada pakaian yang di-design untuk ibadah pun, aurat pada bagian bokong masih bisa terbuka. Contohnya seperti pada pada baju takwa (baju koko/baju muslim) yang kekecilan. Ataupun pada saat sarung turun atau melorot, karena tidak terikat kencang.


Tips agar aurat tidak terbuka
  • Hindari menggunakan pakaian yang sudah kekecilan
  • Hindari menggunakan pakaian dengan model ngetat (slim fit).
  • Usahakan gunakan 2 lapis kaos, yaitu kaos luar dan kaos dalam. Lalu bagian kaos dalam masukan ke celana agar saat kaos bagian luar terangkat ketika sujud, bagian bokong tertutup kaos dalam.
  • Beberapa tempat sholat menyediakan sarung untuk sholat. Jika memungkinkan gunakanlah sarung tersebut. Baju dimasukan kedalam sarung, agar menghindari bokong terbuka.
  • Jika tidak ada sarung, bawahan mukena sebenarnya sah untuk digunakan. Tetapi hal ini tidak lazim dan bisa membuat malu pria yang memakainya.
  • Jika menggunakan jaket, alangkah baiknya jaketnya dilepas. Lalu bagian lengan jaketnya diikatkan ke bagian perut untuk menutupi bagian bokong. Agar jikalau bokong terbuka, maka akan tertutup oleh jaket.

Penutup
Semoga tips diatas bisa membantu teman-teman sekalian, terutama para pria, dalam menyempurnakan ibadahnya. Walaupun kita sedang bepergian dan dalam kondisi apapun, kita wajib mengerjakan sholat. Tidak ada yang sulit jika kita usahakan. Insya Allah.



Sumber




Objektif dan Subjektif
Berpikir objektif itu artinya bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang netral dan tidak memihak. Sedangkan kebalikannya adalah berpikir subjektif, yaitu berpikir sepihak dan tidak mendasar, yang hanya mengedepankan nafsu semata.

Contoh pemikiran subjektif:
  • Karena sangat mengagumi Jokowi, ketika orang mengkritik Jokowi, maka akan marah secara membabi buta.
  • Karena sangat membenci Amerika Serikat, maka tidak mau menggunakan produk dari negara tersebut.
  • Karena membenci produk Samsung, maka tidak pernah menggunakan merk Samsung dan hanya menggunakan produk lain.

Dalil di Al-Qur'an
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah Ayat 216)

Esensi dari ayat di atas adalah agar umat Islam harus berpikir objektif, netral dan tidak memihak, sehingga bisa mengambil nilai baik atau buruk dalam segala aspek kehidupan. Contohnya seperti dalam hal politik, dalam hal jual beli, dalam bersikap terhadap seseorang, dsb.

Sebagai umat Islam, maka wajib bagi kita hukumnya untuk mengamalkan ayat diatas sehingga kita bisa menjadi pribadi yang selalu berpikir objektif. Jika pola pikir objekif bisa diterapkan pada semua umat beragama, maka akan terbentuk masyarakat yang bisa saling menghargai satu sama lain. Insya Allah.


Seorang dokter yang mengoperasi pasien sudahlah hal biasa. Bagaimana jika terjadi kasus kegawat daruratan yang mengharuskan seorang dokter untuk mengoperasi dirinya sendiri? Tentunya akan berbeda dari biasanya. Berikut adalah 3 kasus dokter yang mengoperasi diri mereka sendiri:


3. dr. Jerri Lin Nielsen
dr. Jerri adalah seorang dokter wanita yang ditugaskan di lembaga riset Amundsen–Scott milik Amerika Serikat di Kutub Selatan pada tahun 1999. Kala itu terjadi badai salju besar yang bisa terjadi hingga enam bulan lamanya, mengakibatkan seluruh kru terisolasi.

Ketika badai berlangsung, dr. Jerri menemukan ada benjolan di payudaranya. Pada pemeriksaan fisik dia menduga benjolan itu merupakan suatu kanker. dr. Jerri merasa bingung karena diluar badai salju yang terjadi cukup parah.

Karena dr. Jerri adalah satu-satunya dokter di tempat penelitian itu, dia terpaksa meminta bantuan dokter pusat dari Amerika Serikat dengan menggunakan telewicara (webcam) via satelit. Dikhawatirkan keganasaannya menyebar, dr. Jerri akhirnya memberanikan diri melakukan biopsi payudaranya sendiri dibantu oleh dokter pusat melalui telewicara.

Hasil biopsinya kemudian dia kirimkan via internet satelit untuk di teliti oleh dokter-dokter pusat. Setelah menunggu beberapa hari, hasil biopsinya akhirnya keluar. Memang ternyata betul, benjolan pada payudara dr. Jerri adalah merupakan sebuah sel kanker.

Karena darurat, akhirnya dr. Jerri dikirimkan supply obat-obatan kemoterapi dari pusat. Walaupun badai salju masih berlanjut, pesawat pengirim supply obat-obatan kemoterapi tetap datang walau tidak mendarat. Supply obat-obatan tersebut diterjunkan oleh pesawat di lembaga riset Amundsen-Scott dengan bantuan sinyal api.



2. dr. Evan O'Neill Kane
dr. Evan adalah dokter senior yang berpengalaman. Dia pernah melakukan banyak operasi selama hidupnya. Tetapi yang paling menggemparkan dunia kala itu adalah bagaimana dia melakukan operasi appendictomy (operasi usus buntu) terhadap dirinya sendiri.

Pada tahun 1921, saat dr. Evan berusia 60 tahun, dia mulai merasakan keluhan appendicitis (peradangan usus buntu). Saat itu dr. Evan mendapat ide untuk melakukan operasi sendiri dengan alasan ingin mencoba operasi dari sudut pandang pasien.

Sebelum operasi berlangsung, dr. Evan hanya dibius dengan menggunakan bius lokal. Lalu dengan dibantu cermin dan beberapa asisten medis, dr. Evan melakukan operasi tersebut seorang diri.

Selain tindakan operasi usus buntu sendiri, dr. Evan pernah mengamputasi jari tangannya sendiri. Lalu saat usianya 70 tahun, dia melakukan operasi herniorrhaphy (operasi perbaikan hernia) pada hernia inguinalis yang dia derita. Selama hidupnya dr. Evan sudah 3 kali mengoperasi tubuhnya sendiri.


1. dr. Leonid Rogozov
dr. Leonid adalah satu-satunya dokter yang bertugas mengikuti ekspedisi Rusia ke Antartika pada tahun 1961. Bersama 13 orang lainnya, dia ditempatkan di Novolazarevskaya Station.

Saat berada disana dia merasakan rasa tidak enak di bagian perut kanannya. Dia sudah mulai curiga tanda-tanda appendicitis (peradangan usus buntu). Semakin hari rasa nyerinya semakin hebat, badannya demam menggigil, dia curiga infeksinya sudah meluas.

Buruknya komunikasi akibat badai salju dan jarak pusat kesehatan yang sangat jauh memperkeruh suasana. dr. Leonid tidak punya pilihan lain sebelum usus buntunya perforasi (pecah) dia harus segera bertindak. Dengan dibantu oleh sopir dan beberapa orang meteorologis, dia melakukan operasi appendictomy (operasi usus buntu) sendiri. dr. Leonid melakukan bius lokal sebelum operasi dengan Novocaine. Lalu saat operasi dia menggunakan cermin sebagai pemandu operasi.

Berikut adalah cerita dr. Leonid saat mengoperasi dirinya sendiri dari jurnal yang dia tulis (dikutip dari The Atlantic):
I worked without gloves. It was hard to see. The mirror helps, but it also hinders -- after all, it's showing things backwards. I work mainly by touch. The bleeding is quite heavy, but I take my time -- I try to work surely. Opening the peritoneum, I injured the blind gut and had to sew it up. Suddenly it flashed through my mind: there are more injuries here and I didn't notice them ... I grow weaker and weaker, my head starts to spin. Every 4-5 minutes I rest for 20-25 seconds. Finally, here it is, the cursed appendage! With horror I notice the dark stain at its base. That means just a day longer and it would have burst and ...
At the worst moment of removing the appendix I flagged: my heart seized up and noticeably slowed; my hands felt like rubber. Well, I thought, it's going to end badly. And all that was left was removing the appendix ... And then I realised that, basically, I was already saved.

Lima hari setelah operasi demam dr. Leonid mulai reda. Dua minggu kemudian dr Leonid sudah bisa bekerja kembali seperti semula. Semua tindakan yang dia lakukan di dokumentasikan dan dijadikan jurnal case report.


Sumber



Ketika membaca berita di internet, saya menemukan artikel mengenai dokter yang melakukan pelecehan terhadap pasiennya. Sungguh teragis memang, tetapi sebenarnya hal ini bisa dicegah. Artikel ini saya tulis untuk memberikan informasi pencegahan kejadian pelecehan antara dokter-pasien.

Bagi para wanita yang menjaga auratnya, tentu risih jika harus berobat pada dokter lawan jenis. Tetapi terkadang ada satu waktu yang tidak bisa terus ditangani oleh dokter wanita. Misalnya karena keadaan darurat atau karena tidak ada dokter wanita didaerah tersebut. Jika situasinya seperti ini, maka apa boleh buat.

Dokter memiliki sumpah profesi untuk menjaga dan tidak melecehkan pasiennya. Akan tetapi, dokter tetaplah seorang manusia. Pasti memiliki nafsu syahwat baik itu dokter pria maupun dokter wanita. Jika sudah ada interaksi antara lawan jenis, baik itu melihat atau meraba, nafsu syahwat secara alamiah akan muncul di setiap manusia.


Tips-tips mencegah pelecehan
Agar mencegah terjadinya pelecehan seksual antara pasien dan dokter, berikut adalah tips-tips pencegahannya:
  • Nafsu tidak akan muncul jika tidak dipancing. Mengenakan pakaian yang seksi bisa menimbulkan hasrat seksual pria. Tetapi jika mengenakan pakaian tertutup dan bersikap wajar, pria akan menjadi sungkan. Hal ini bisa diaplikasikan oleh para wanita jika sedang mengunjungi dokter pria.

  • Tanyakan reputasi dokter yang akan di kunjungi kepada kerabat dekat. Bagaimana dokter tersebut memperlakukan pasien wanitanya? Apakah diperlakukan dengan "genit" atau diperlakukan dengan baik? Biasanya dokter yang pasiennya ramai memiliki reputasi baik.

  • Berkunjunglah ke fasilitas kesehatan yang ramai seperti Puskesmas atau RS. Walaupun ngantri dan diperiksa sebentar, tetapi angka kejadian pelecehannya lebih sedikit dibandingkan dengan di tempat praktek pribadi.

  • Jangan berkunjung ke praktek pribadi dokter pria seorang diri. Rata-rata ruang praktek pribadi dokter adalah ruang tertutup. Jika seorang pria dan wanita berduaan, maka yang ketiganya adalah setan. Untuk mencegah setan itu muncul, maka saat berkunjung ke dokter datanglah dengan ditemani seseorang, misalnya suami, kawan, atau orang tua.

  • Jika benar-benar terdesak harus berobat ke dokter sendiri, mintalah perawat yang sering menemani dokter ikut masuk ke ruang periksa. Sebetulnya dokter yang baik jika memeriksa pasien wanita seorang diri akan otomatis memanggil perawatnya masuk.

  • Makin tua umur seseorang, maka nafsu syahwatnya akan menurun. Dengan prinsip ini, kunjungilah dokter-dokter yang sudah senior. Dokter yang sudah tua tidak akan segenit dokter yang masih muda.

  • Bilanglah pada dokternya bahwa anda seorang muslimah, biasanya dokter yang baik pasti akan mengerti.

Yakinkan diri
Nah, terakhir. Jika anda sudah yakin dengan dokter yang akan di kunjungi, maka anda sudah tidak perlu takut. Jika terus-terusan takut nantinya akan mempersulit penyakit anda sembuh dan mempersulit dokter saat memeriksa.

Pada saat pemeriksaan, ada tindakan yang mengharuskan dokter meraba dan memasang stetoskop di bagian tertentu. Jika anda terlalu defensive ketika diperiksa, ditakutkan nanti hasil pemeriksaannya menjadi tidak akurat atau malah salah. Jika sudah begini, nantinya diagnosis dan obatnya pun akan salah sehingga penyakitnya tidak kunjung sembuh.


Penutup
Sekian tulisan singkat ini saya tulis. Tulisan diatas bukan untuk memojokan dokter atau pasien, tetapi untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan antara kedua belah pihak.

Semoga tips diatas bisa membantu para wanita sekalian, terutama yang sedang kesulitan dan diharuskan datang ke dokter pria. Jadilah pasien yang pintar dalam berobat, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Jazakallah.


Kata kunci
Dilecehkan dokter, dokter genit, dokter mesum, mencegah pelecehan seksual. 



Pernah pada suatu waktu seorang pasien menanyakan kepada saya perihal dokter kandungan yang kebanyakan pria. Mengapa alasan dokter pria lebih banyak jadi spesialis kandungan? Apa karena ingin pegang-pegang? Sudah pegang-pegang dibayar lagi. Saya pun tersenyum mendengar hal itu.

Mungkin dari sudut pandang pasien, kesan yang tampak dari dokter kandungan memang seperti itu. Tetapi sebenarnya masalah kandungan itu tidak hanya sekedar pegang-pegang, masalahnya lebih luas dan rumit. Lalu mengapa yang menjadi dokter kandungan kebanyakan pria? Untuk membahas itu, saya akan jelaskan satu per satu mengenai dokter spesialis kandungan.


Gelar spesialis kandungan
Spesialis kandungan memiliki gelar resmi Sp.OG, artinya spesialis Obstetric (kandungan) dan Gynecology (kebidanaan). Masyarakat umum sering menyebut dokter Sp.OG dengan panggilan dokter kandungan atau dokter Obgyn (akronim dari obstetric-gynecology).

Obstetric adalah cabang ilmu bedah kedokteran yang khusus mempelajari cara memperlakukan ibu dan janin selama masa kehamilan, selama proses melahirkan, dan selama periode setelah melahirkan. Sedangkan gynecology adalah cabang ilmu kedokteran yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium).


Pendidikan spesialis kandungan
Sebelum bisa menjadi dokter spesialis kandungan, seorang dokter harus sudah menyelesaikan pendidikan dokter umum yang ditempuh kurang lebih selama 7 tahun. Setiap dokter umum yang berminat melanjutkan menjadi spesialis kandungan harus mendaftar di universiatas tertentu yang menyediakan jasa pendididan dokter spesialis.

Di seluruh Indonesia kurang lebih terdapat 16 universitas yang menyediakan jasa pendidikan spesialis. Diantara semua spesialis yang ada, spesialis kandungan, spesialis kulit, dan spesialis bedah adalah yang paling banyak peminatnya sehingga persaingan masuknya cukup ketat.

Dibutuhkan banyak syarat untuk dapat diterima masuk pendidikan dokter spesialis. Contohnya dibutuhkan skor TOEFL diatas 500, melakukan testing tertulis dan wawancara, melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental, dsb. Semua syarat itu diadukan dengan ribuan dokter umum lainnya, sehingga penerimaan masuk untuk menjadi dokter spesialis sangatlah sulit.


Proses pendidikian dokter kandungan adalah kurang lebih 5-7 tahun. Proses tersebut ditempuh dengan sangat berat. Dokter yang sedang mengambil pendidikan spesialis kandungan harus siap jaga 24 jam menerima pasien dengan masalah kandungan dan kebidanan.

Ditengah-tengah kesibukan jaga, para peserta didik juga harus mengerjakan tugas-tugas seperti laporan jaga, laporan kasus, journal reading, dsb. Selain itu, proses pendidikan dokter spesialis juga membutuhkan attitude yang baik sesama rekan kerja, kakak kelas senior, dan konsulen pengajar karena merupakan bagian dari penilaian. Jika semua proses itu gagal dilakukan, maka ada sistem Drop Out (DO).

Rata-rata dokter spesialis kandungan yang gagal dan akhirnya di DO memiliki masalah di luar masalah pendidikan. Misalnya masalah keluarga antara anak, istri/suami, dsb. yang terbawa pada proses pendidikan sehingga meningkatkan stressor. Akibatnya tugas-tugas dan waktu jaga terbengkalai.

Yang sangat disayangkan dari pendidikan doker spesialis di Indonesia adalah sering adanya pem-bully-an oleh senior terhadap junior. Baik berupa tenaga maupun harta. Pendidikan dokter spesialis kandungan memiliki angka kejadian tertinggi pada kasus bullying dibandingkan spesialis lainnya. Banyak peserta didik spesialis kandungan mesti mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk mentraktir senior atau konsulen.



Setelah menjadi spesialis
Setelah resmi mendapat gelar dokter spesialis, tugas dokter kandungan tetaplah berat. Pasien kebidanaan, contohnya ibu hamil yang akan melahirkan, adalah pasien yang bisa datang dimana pun dan kapan pun. Maka oleh karena itulah, dokter kandungan harus siap on-call selama 24 jam walaupun hari libur sekalipun. Waktu tidur dokter kandungan biasanya lebih tidak teratur dibandingkan dengan dokter-dokter yang lain.

Pada zaman dulu sebelum banyak dokter, dokter kandungan adalah dokter yang terkenal galak, yang hanya marah-marah, jutek, jarang senyum, dsb. Hal tersebut diakibatkan oleh karena stressor yang mereka hadapi sangatlah tinggi. Tetapi seiring berkembangnya zaman dan persaingan antar dokter mulai ketat, trend tersebut sudah jarang ditemui.


Dokter kandungan pria
Ada sebagian pasien yang senang berobat kepada dokter kandungan pria. Terutama bila dokternya tampan, ramah, baik, dsb. Tetapi ada juga sebagian pasien yang risih diperiksa oleh dokter pria.

Jika melakukan pemeriksaan USG atau pemeriksaan luar saja, kebanyakan pasien tidak mempermasalahkan. Yang kebanyakan dipermasalahkan adalah apabila sudah menyangkut pemeriksaan vaginal touche (colok vagina) atau pemeriksaan vagina dalam dengan alat spekulum. Masalah kewanitaan sangatlah sensitif, baik untuk pasien wanitanya maupun suami yang ikut mengantar.


Untuk para muslimah
Seorang muslimah wajib hukumnya menjaga aurat dari orang lain selain keluarga atau suami. Oleh karena itu, seorang muslimah harus di periksa oleh tenaga kesehatan wanita, baik itu oleh dokter kandungan wanita ataupun bidan. Usahakan jangan datang ke dukun beranak (paraji) karena teknik dan kestrerilitasannya diragukan sehingga dapat membahayakan ibu dan janin.


Jika periksa kehamilan di bidan, terkadang terjadi suatu hal yang mengharuskan menemui dokter kandungan. Contoh kasusnya seperti pada kasus preeklampsia berat, atau pada komplikasi kandungan lain yang tidak bisa ditangani bidan. Biasanya nanti bidan akan merujuk ke dokter kandungan. Lalu jika di daerah tersebut tidak ada dokter kandungan wanita, yang ada hanya pria, maka tidak ada pilihan lain.

Jika dalam keadaan darurat, Islam memperbolehkan seorang perempuan untuk berobat kepada dokter kandungan pria. Ikhtiarkan kepada Allah dengan niat untuk berobat karena darurat. Jelaskan juga kepada dokter kandungan pria bahwa anda ini seorang muslimah. Jika dokternya seorang muslim yang baik, dia pasti akan memperlakukan anda dengan gentle.


Kesimpulan
Setelah panjang lebar saya jelaskan mengenai dokter spesialis kandungan, maka ini beberapa poin kesimpulan mengenai mengapa dokter spesialis kandungan kebanyakan pria:
  • Proses seleksi masuk untuk menjadi dokter spesialis kandungan sangatlah sulit. Harus bersaing dengan ribuan dokter umum dari berbagai jenis golongan, tingkat kecerdasan, dan gendre.
  • Proses pendidikan dokter spesialis kandungan sangatlah berat. Banyaknya tugas-tugas ilmiah dan harus stand-by dan siap on-call selama 24 jam membuat rata-rata dokter wanita tidak bisa fokus pendidikan karena bentrok dengan kegiatan rumah tangga di rumah.
  • Setelah lulus menjadi dokter spesialis kandungan, tugas jaga tetaplah berat, tetap harus siap stand by dan on call 24 jam baik di rumah maupun di RS walaupun pada hari libur sekalipun.
  • Selain tingkat kelelahannya tinggi, dokter spesialis kandungan cukup sering dituntut masalah hukum sehingga banyak dokter wanita yang ragu-ragu mengambil spesialis ini.

Penutup
Semoga tulisan singkat ini bermanfaat untuk pembaca sekalian dalam menjawab masalah mengenai dokter kandungan pria. Jazakallah.


Tambahan
Sebagai bahan bacaan, berikut adalah artikel lainnya yang membahas perihal dokter kandungan pria:

Kata kunci
Dokter kandungan lelaki, dokter kandungan laki-laki, dokter kandungan pria, berobat ke dokter pria, berobat ke dokter laki-laki, periksa di dokter pria. periksa kandungan di dokter pria.



Masalah kurangnya tenaga kesehatan bukan dialami oleh Indonesia saja, tetapi sudah menjadi masalah global di seluruh dunia. Jumlah populasi yang bertambah tidak sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada.

Selain itu penempatan tenaga kesehatan tidak merata, kota-kota besar memiliki jumlah tenaga kesehatan yang tinggi dibandingkan dengan daerah pedalaman. Negara maju memiliki jumlah tenaga kesehatan yang tinggi dibangingkan dengan negara miskin dan berkembang.

Dampak dari tidak meratanya penyebaran tenaga kesehatan pernah di bahas oleh WHO pada Global Code of Practice on the International Recruitment of Health Personnel 2010. Menurut WHO, dampak dari tidak meratanya tenaga kesehatan mengakibatkan pada angka migrasi yang meningkat. Migrasi terjadi dari tempat yang kurang memiliki tenaga kesehatan menuju tempat yang memiliki tenaga kesehatan yang memadai. Hal ini dapat mengakibatkan masalah baru seperti kemiskinan dan kepadatan penduduk di kota besar atau negara besar meningkat.

Menurut data WHO per 2010, di seluruh dunia terdapat 9,2 juta dokter dan 18,1 juta perawat. Negara maju di benua Amerika Utara dan Eropa menyumbang angka terbanyak dari jumlah tenaga kesehatan yang ada. Tetapi angka tersebut masih belum sebanding dengan populasi masyarakat yang terus bertambah.

Selain dampak negatif, kurangnya tenaga medis ini bisa dijadikan peluang yang baik untuk membuka lapangan kerja baru di bidang kesehatan.

Jumlah tenaga kesehatan per 10 juta penduduk (WHO 2010)

Referensi
Crisp, Nigel et al. New England Journal Of Medicine. Review Article: Global Supply of Health Professionals. http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMra1111610. Updated: March 12, 2014. Diakses Maret 2014.

Kata Kunci
Lapangan kerja dokter, lapangan kerja perawat, lapangan kerja bidan, penyebaran tenaga kesehatan.






Di tempat kerja atau di sekolah kita sering bertemu dengan banyak orang. Diantara orang-orang tersebut ada yang kita kenal akrab atau hanya sebatas kenal. Tetapi terkadang di suatu waktu kita berpapasan dijalan, atau bertemu dengan seseorang yang pernah kita kenal beberapa tahun yang lalu, tetapi kita lupa dengan namanya. Kita tahu orang tersebut tetapi kita tidak bisa memanggil namanya. Kenapa demikian? Mengapa mengingat nama lebih sulit daripada mengingat wajah?

Nama adalah hal yang sulit diingat oleh otak manusia (Griffin, 2010). Karena selama manusia hidup informasi mengenai nama membanjiri masuk ke otak manusia. Dimulai dari nama keluarga, nama teman, nama artis, nama pemain sepak bola, nama tokoh fiksi seperti di film dan anime, dsb. Seiring berjalannya usia nama akan semakin sulit diingat dan di-recall.

Bukan hanya kita saja, anak-anak yang otak nya masih fresh pun bisa lupa dengan nama seseorang. Otak manusia lebih mudah me-recall gambar dibandingkan dengan kata-kata. Sehingga kita lebih mudah mengingat bentuk dan struktur wajah seseorang dibandingkan nama orang tersebut. Itulah sebabnya ketika kita bertemu seseorang, kita kenal wajahnya tapi lupa akan namanya.

Berdasarkan penelitian (Cohen dan Faulkner, 1986), informasi yang dapat di-recall dengan baik oleh otak manusia mengenai seseorang adalah:
  1. Pekerjaan: 69%
  2. Hobi: 68%
  3. Tempat Tinggal: 62%
  4. Nama Depan: 31%
  5. Nama Belakang: 30%
Otak kita lebih mudah mengingat pekerjaan dan hobi seseorang di bandingkan namanya. Itu karena hal yang umum dan menarik akan lebih mudah disimpan dan di-recall oleh otak kita.

Berdasarkan penelitian lainnya, nama yang umum dipakai banyak orang seperti Asep, Siti, Muhammad, dsb. lebih mudah diingat (James dan Fogler, 2007). Tetapi berdasarkan penelitian lain, nama yang umum dipakai sulit untuk diingat (Griffin, 2010). Masih butuh penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

Karena keterbatasan kerja otak manusia, kita butuh trik-trik khusus untuk mengingat seseorang. Berdasarkan penelitian (Fogler et al. 2011), trik untuk mengingat nama adalah dengan mengingat nama panggilan atau nama julukan dari orang tersebut. Sebagai ilustrasi contoh, kita memiliki teman bernama Iqbal. Dia memiliki julukan si Brandal. Ketika kita bertemu dengannya 10 tahun kemudian, maka kita akan lebih mengingat Brandal dibangingkan Iqbal.

Trik lainnya (James, 2004) adalah dengan mengasosiasikan nama seseorang dengan hal khusus dari orang tersebut, atau mengasosiasikan dengan hal khusus yang mudah untuk kita ingat. Contohnya orang dengan nama Toto, kita asosiasikan nama tersebut dengan merk closet toilet sehingga kita mudah mengingatnya. Contoh lain adalah nama Sarah, kita asosiasikan sifat nya yang sering "salah" dengan namanya "Sarah".   

Jadi lain kali ketika kita berpapasan dengan seseorang yang pernah kita kenal, jangan heran bila kita lupa dengan namanya. Semoga trik-trik diatas memudahkan kita mengingat nama seseorang agar mempermudah silaturahmi di kemudian hari.

Sumber: Psyblog
Secara bahasa menurut Dictionary.com, Augment adalah membuat sesuatu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan Augmentation adalah suatu keadaaan dimana suatu hal dibuat menjadi lebih baik.

Banyak lembaga riset diseluruh dunia mencari cara agar bisa meng-augmentasi manusia. Diharapkan manusia yang sudah menjalani augmentasi bisa memiliki kemampuan yang lebih baik dari manusia biasa, baik secara fisik, kecepatan, ataupun kecerdasan. Selain untuk meningkatkan kemampuan manusia, proses augmentasi digunakan untuk menolong orang-orang cacat agar bisa melakukan kegiatan seperti manusia biasa.

Film-film hollywood sering menggunakan augmentasi sebagai tema utama, seperti pada film Minority Report (2002), Total Recall (1990/2012), Captain America (2011), Robocop (1987/2004), dsb. Selain di film, augmentasi ini juga banyak ditemukan pada video game, seperti pada game Metal Gear series, Deus Ex series, Crysis series, dsb.

Augmentasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menyatukan manusia dengan benda artifisial seperti pada film Robocop. Pada film Robocop dicontohkan hasil dari augmentasi manusia dengan logam dan komputer. Hasil akhirnya disebut dengan cybernetic organism (cyborg).

Selain dengan benda artifisial, augmentasi bisa dilakukan dengan proses biomolekuler seperti pada film Captain America. Cara yang paling sering dari proses biomolekuler adalah dengan membuat modifikasi genetik terhadap tubuh manusia. Dengan modifikasi genetik diharapkan bisa meningkatkan persepsi, ketangkasan, kecerdasan, masa otot, kekuatan otot, dsb.

Sedangkan untuk film Ironman (2008), armor yang digunakan bukanlah merupakan produk augmentasi, tetapi merupakan exoskeleton. Untuk membahas lebih lanjut mengenai exoskeleton, silahkan buka link berikut: Iron Man Menurut Al-Qur'an

Kita tadi membahas mengenai augmentasi untuk meningkatkan kemampuan manusia diatas fungsi normalnya. Sekarang kita membahas augmentasi untuk menghilangkan kecacatan sehingga manusia bisa berfungsi secara normal. Berikut ini adalah beberapa contoh augmentasi yang digunakan untuk menolong kecacatan pada manusia:

1. Cochlear Implant
Implant koklea bertujuan untuk memperbaiki pendengaran seseorang yang tuli akibat kerusakan sel rambut di koklea. Jenis tuli seperti ini disebut Sensorineural Hearing loss (SNHL). Hal ini bisa terjadi dari kelaianan kongenital pada anak atau pada infeksi telinga kronis yang dibiarkan.

2. Artificial Cardiac Pacemaker
Secara normal jantung memiliki sel Cardiac Pacemaker yang membuat jantung terus berdetak dengan frekuensi normal 60-100x/menit, disertai irama yang reguler dan konsisten. Tetapi pada pasien yang mengalami kerusakan sel Pacemaker, misalnya karena Myocardial Infarction, detak jantung menjadi sangat tidak teratur sehingga darah tidak bisa dipompa ke seluruh tubuh dan bisa mengakibatkan kematian.

Sebagai gantinya dibuatlah Artificial Cardiac Pacemaker yang bertujuan  untuk menggantikan fungsi sel Cardiac Pacemaker mengirimkan impuls listrik ke otot jantung sehingga irama jantung bisa kembali reguler dan konsisten.

3. Phrostetic Limb
Mungkin kita sudah sering melihat kaki atau tangan palsu prostetik, baik di dalam film atau di kehidupan nyata. Fungsinya untuk menggantikan alat gerak yang hilang akibat kecelakaan atau akibat dari suatu penyakit.

Prostetik tercanggih saat ini diciptakan oleh Touch Bionic. Mereka menciptakan tangan prostetik dengan teknologi myoelectric prosthesis. Teknologi tersebut bekerja dengan menerima impuls saraf dari otot-otot tangan dan menghantarkannya kepada tangan prostetik untuk di terjemahkan menjadi gerakan seperti layaknya tangan manusia normal.


Sumber
http://en.wikipedia.org/wiki/Human_enhancement
http://en.wikipedia.org/wiki/Cyborg
http://en.wikipedia.org/wiki/Transhumanism
http://en.wikipedia.org/wiki/Prosthetic_limb
http://www.thefreedictionary.com/augmentation
http://science.howstuffworks.com/prosthetic-limb4.htm
http://www.touchbionics.com/products/active-prostheses/i-limb-ultra/

Istilah Bunga Desa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah gadis perawan yg disenangi pemuda karena kecantikannya di desa tempat tinggalnya.

Pada tahun 70-80an para lelaki yang tinggal di kota sangat menggemari bunga desa. Mereka berduyun-duyun mencari gadis-gadis desa untuk dinikahi. Karena selain kecantikannya, gadis dari desa itu terkenal karena kesopanannya, keluguannya, ibadahnya dan keuletannya dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Bahkan pada tahun 1988, pernah dibuat film mengenai bunga desa yang diperankan oleh Rhoma Irama.

Transisi zaman mulai berubah, teknologi semakin maju, radio mulai digantikan oleh televisi. Pada tahun 90an masyarakat sudah mulai seluruhnya memiliki TV sebagai media hiburan. Acara TV pada tahun itu kerap menampilkan acara yang "kekota-kotaan". Tingkat intelektualitas dan tingkat pendidikan masyarakat desa yang rendah mengakibatkan segala informasi dari TV langsung dicerna. Akibatnya, pada dekade itu banyak gadis desa mulai nampak seperti gadis kota: berpakaian seksi, rambut di cat, dsb.

Pada tahun 2000an, akses ke teknologi semakin murah dan mudah didapatkan. Handphone pada dekade itu sudah bisa dimiliki oleh semua orang. Akses internet pada dekade 2000an sudah mulai mudah di akses hingga ke pedesaan. VCD dan DVD bajakan dekade itu mulai gampang didapat dimana-mana. Selain dampak positif dari teknologi tersebut, dampak negatifnya juga merebak hingga pedesaan. Contohnya seperti akses terhadap pornografi semakin mudah.

Pada tahun 2000an, pacaran itu menjadi hal yang lumrah di kalangan remaja. Para pemuda dan gadis desa banyak yang mulai berpacaran dan sering keluar malam hanya untuk berdua-duaan di tempat gelap. Contohnya seperti di pantai, di kebun teh, atau di pematang sawah. Akibatnya banyak gadis desa yang sudah "bukan bunga desa" lagi karena sudah tidak perawan.

Yang berbahayanya lagi jika gadis-gadis desa itu pergi ke kota besar, baik untuk sekolah atau untuk bekerja. Dengan pola didik dan pola asuh yang seadanya, ditambah dengan kecantikan dan kepolosannya, gadis-gadis tersebut mudah terjerumus ke hal-hal yang berbahaya seperti narkoba dan sex bebas.

Dan sekarang pada dekade 2010an, langka sekali mencari gadis desa seperti pada tahun 70-80an itu. Bagaikan mencari jarum dalam jerami, untuk mendapatkan gadis cantik, lugu, dan baik hati itu sudah sulit sekali. Alangkah beruntungnya bagi sang lelaki yang mendapatkan bunga desa pada masa kini.

Saya sebagai penulis tinggal di desa kecil di jawa barat, dimana transisi prilaku gadis-gadis desa zaman dulu dan zaman sekarang terasa sekali perubahannya. Apakah ini akhir zaman? Wallahu'alam.