Kamis, 27 Oktober 2011

Perbandingan Matematis di Dunia dan di Akhirat


1. Perbandingan Waktu 
"Dan sesungguhnya satu hari (menurut perhitungan) Tuhanmu adalah seperti 1000 tahun menurut perkiraanmu." [Al-Hajj ayat 47]

"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." [As-Sajdah ayat 5]

Berdasarkan 2 ayat diatas, kita bisa perkirakan perbandingan hari antara dunia dan akhirat dengan hitungan matematika dasar.
1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia
1 tahun di dunia = 365 hari
1 hari di akhirat = 365 x 1000 = 365.000 hari

Berarti satu hari di akhirat adalah 365 ribu hari di dunia.

Coba kita misalkan, jika 1 hari di akhirat juga ada 24 jam seperti di dunia.
1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia
1 hari di dunia = 24 jam
1 jam di akhirat = 1000/24 = 41,7 tahun

Maka setiap jam di akhirat adalah sama dengan 41,7 tahun di dunia.

Usia harapan hidup umat Nabi Muhammad adalah kurang lebih 60 tahun.
maka jika kita bandingkan waktu hidup di dunia dengan kehidupan akhirat.
1 jam di akhirat = 41,7 tahun
60 tahun/41,7 tahun = 1,4 jam

Maka kita hanya hidup di dunia selama 1,4 jam berdasarkan hitungan akhirat

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan main-main dan senda gurau belaka. Dan sesungguhnya negeri akhirat itu adalah terlebih baik bagi orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" [Al-An’am ayat 32]

2. Perbandingan Ukuran
Lalu seberapa besarkah akhirat jika dibandingkan dengan bumi?
Untuk mempermudah hitungan dan perbandingan, kita asumsikan bahwa akhirat itu sebuah planet, dan kita asumsikan variabel lain seperti axis dan rotasinya sama persis seperti bumi.

Diameter bumi adalah 12.700 km
1 hari di bumi = 1 kali bumi berputar = 24 jam

berdasarkan surat Al-Hajj ayat 47,
1 hari di akhirat = 1 kali akhirat berputar = 1000 tahun

1 tahun = 8760 jam
1000 tahun = 8.760.000 jam

1 putaran di akhirat = 8.760.000 jam

Maka menggunakan rumus proportional sederhana, didapatkan:




24 x A = 12.700 x 8.760.000
A = 4.635.500.000

Dari perhitungan diatas, kurang lebih diameter "planet" akhirat adalah 4,63 milyar km. Itu baru diketahui diameternya saja. Untuk menentukan luasnya, kita akan menggunakan rumus menghitung luas bola sederhana. Dengan asumsi bahwa "planet" akhirat itu berbentuk bola sempurna.

Rumus luas bola = 4 x π x r2

Diameter akhirat = 4.635.500.000 km
Jari-jari (r) akhirat = 2.317.750.000 km
Jari-jari di kuadratkan = 2.317.750.000 x 2.317.750.000 = 5.371.965.062.500.000.000

Luas akhirat = 4 x 22/7 x 5.371.965.062.500.000.000
= 67.471.881.185.000.000.000 km persegi

Luas bumi = 510.072.000 km persegi

Jika kita mengibaratkan akhirat sebuah "planet", dan dibandingkan luas bumi dan akhirat, luas bumi hanya 1:132 milyar luas akhirat. Bumi yang luasnya 500 juta km persegi masih menyisakan banyak tempat untuk populasi manusia yang sudah mencapai 7 milyar jiwa. Bayangkan akhirat yang luasnya milyaran kali luas bumi, mungkin bisa menampung semua makhluk dijagat raya ini. Manusia dari mulai umat Nabi Adam hingga umat Nabi Muhammad, ditambah  mahluk ghaib seperti jin dan malaikat. Bahkan mungkin hingga mahluk-mahluk yang belum kita ketahui keberadaannya, semuanya tertampung di akhirat sana.

"Apakah kamu puas dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit." [At-Taubah ayat 38]

3. Perbandingan Jarak
Adapun yang diuraikan diatas adalah perbandingan waktu dan luas akhirat dengan bumi, belum dibandingkan jarak antara keduanya, yang setiap 1 hari perjalanan kesana adalah sama dengan 50.000 tahun. Seperti dijelaskan pada ayat berikut:

"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." [Al-Ma’arij ayat 4]

Kita misalkan jarak yang kadarnya 50.000 tahun bagi manusia, ditempuh dengan kecepatan cahaya (kecepatan paling cepat di dunia).

Kecepatan cahaya dalam 1 detik adalah 300.000 km
Jarak antara bumi dan akhirat adalah 50.000 tahun

Jika 50 ribu tahun kita konversi ke dalam hitungan detik maka:
50.000 tahun x 365 = 18.250.000 hari
18.250.000 hari x 24 = 438.000.000 jam
438.000.000 jam x 60 = 26.280.000.000 menit
26.280.000.000 menit x 60 = 1.576.800.000.000 detik

Lalu kita kalikan 50 ribu tahun dengan jarak tempuh kecepatan cahaya tiap satu detik
1.576.800.000.000 detik x 300.000 km = 473.040.000.000.000.000 kilometer

Maka jarak bumi dan akhirat adalah 473.040 trilyun kilometer yang ditempuh menggunakan kecepatan cahaya selama 50 ribu tahun.

Artinya para malaikat dapat menempuh perjalanan tersebut dalam 1 hari dengan melebihi kecepatan cahaya.

4. Renungan
Semua hitungan yang diuraikan diatas hanyalah asumsi dan bukanlah sebuah angka pasti.  Mustahil bagi kita sebagai manusia menghitung kekuasaan Allah SWT yang maha tidak terbatas. Karena sesungguhnya kita sebagai manusia hanya diberi ilmu yang amat sangat sedikit.

Hitungan diatas dibuat dengan sederhana dengan harapan agar kita memahami bahwa alam dunia ini hanyalah sedikit dan sebentar saja dibandingkan dengan alam akhirat nanti. Sehingga kita bisa memanfaatkan waktu hidup ini sebaik-baiknya untuk beribadah kepada Allah SWT.


Referensi
http://answers.yahoo.com/question/index?qid
http://en.wikipedia.org/wiki/Axial_tilt
http://en.wikipedia.org/wiki/Earth
http://en.wikipedia.org/wiki/World_population
http://galangspirits.blogspot.com
http://quranterjemah.com/
http://www.astronomynotes.com/solarsys/s2.htm






Komentar Facebook