Karena Bokongmu Sholatmu Batal

Muqodimah
Sebagai seorang pria atau wanita muslim di era modern, tentunya memiliki rutinitas dan mobilitas tinggi pergi kesana kemari, baik itu sekolah, kuliah, kerja, atau hanya sekedar bepergian untuk rekreasi. Walaupun dengan berbagai rutinitas tersebut, kewajiban utama sebagai muslim jangan sampai terabaikan, tetap harus siap sholat dimana pun dan kapan pun juga.

Berbeda dengan ketika kita sholat di rumah, sholat diluar rumah banyak kendalanya. Salah satu kendala yang akan kita bahas kali ini adalah kendala mengenai pakaian.

Ketika menjalani rutinitas diluar rumah, kita mengenakan pakaian sesuai dengan aktivitas yang kita jalani, contohnya seperti kaos, kemeja, hem, jeans, dsb. Ternyata tanpa disadari, model pakaian zaman sekarang bisa membatalkan sholat. Hal ini terutama sering terjadi pada model pakaian yang ngetat (slim fit). Mari kita bahas bersama mengenai masalah ini satu persatu.


Berbusana saat sholat
Islam mempermudah seseorang dalam berbusana ketika sholat. Asalkan menutup aurat, tidak transparan, dan bebas dari najis. Wanita menutup aurat hampir disemua tubuhnya, kecuali telapak tangan dan wajah. Sedangkah pria cukup menutup daerah pusar kebawah hingga lutut.


Wanita Indonesia
Wanita-wanita di timur tengah biasa sholat dengan pakaian seadanya asalkan menutup aurat. Beda dengan disana, wanita-wanita di Indonesia biasanya menggunakan mukena sebagai busana tambahan untuk sholat. Mukena adalah busana sholat yang khas dari Indonesia. Mukena dibuat panjang dan tidak transparan sehingga bisa menutup aurat dengan maksimal sehingga kejadian aurat terbuka pada wanita yang mengenakan mukena jarang terjadi.



Mengapa batal pada pria
Ketika masuk posisi sujud dalam sholat, pakaian otomatis akan tertarik ke atas dan celana akan tertarik ke bawah. Hal ini bisa mengakibatkan daerah aurat pada bagian bokong terbuka jika pakaian yang digunakan kekecilan atau ngetat.

Kejadian aurat terbuka bukan hanya bisa terjadi pada pakaian ngetat, bahkan pada pakaian model biasa pun bisa terjadi. Misalnya karena baju bagian belakang terlipat, atau celana yang digunakan terlalu longgar hingga melorot.

Pada pakaian yang di-design untuk ibadah pun, aurat pada bagian bokong masih bisa terbuka. Contohnya seperti pada pada baju takwa (baju koko/baju muslim) yang kekecilan. Ataupun pada saat sarung turun atau melorot, karena tidak terikat kencang.


Tips agar aurat tidak terbuka
  • Hindari menggunakan pakaian yang sudah kekecilan
  • Hindari menggunakan pakaian dengan model ngetat (slim fit).
  • Usahakan gunakan 2 lapis kaos, yaitu kaos luar dan kaos dalam. Lalu bagian kaos dalam masukan ke celana agar saat kaos bagian luar terangkat ketika sujud, bagian bokong tertutup kaos dalam.
  • Beberapa tempat sholat menyediakan sarung untuk sholat. Jika memungkinkan gunakanlah sarung tersebut. Baju dimasukan kedalam sarung, agar menghindari bokong terbuka.
  • Jika tidak ada sarung, bawahan mukena sebenarnya sah untuk digunakan. Tetapi hal ini tidak lazim dan bisa membuat malu pria yang memakainya.
  • Jika menggunakan jaket, alangkah baiknya jaketnya dilepas. Lalu bagian lengan jaketnya diikatkan ke bagian perut untuk menutupi bagian bokong. Agar jikalau bokong terbuka, maka akan tertutup oleh jaket.

Penutup
Semoga tips diatas bisa membantu teman-teman sekalian, terutama para pria, dalam menyempurnakan ibadahnya. Walaupun kita sedang bepergian dan dalam kondisi apapun, kita wajib mengerjakan sholat. Tidak ada yang sulit jika kita usahakan. Insya Allah.



Sumber



0 Komentar:

Poskan Komentar